SuaraRiau.id - Pengakuan mengejutkan datang dari Bupati Siak Afni Zulkifli saat konferensi pers bersama puluhan media terkait kondisi keuangan Pemkab Siak, Kamis (7/8/2025).
Pengakuan itu tentang mobil dinas yang dipakainya akan ditarik pihak vendor karena telah menunggak selama 8 bulan.
"Pemkab Siak nunggak 8 bulan pembayaran sewa 72 unit mobil, termasuk mobil dinas yang saya pakai," kata Bupati Afni.
Dikatakannya, ia baru mengetahui jika mobil dinas yang ia pakai untul bekerja ternyata mobil sewa. Dan saat ini mobil tersebut sudah 8 bulan menunggak tidak dibayar.
"Jika Senin (11/8/2025) tidak dibayar, ya saya tidak ada mobil dinas," sebut Afni.
Terhadap vendor, tambah Afni, Pemkab Siak berhutang Rp 4 miliar. Sehingga jika pada Senin (11/8/2025) tidak dibayarkan maka 72 unit mobil akan ditarik.
Saat dalam forum tersebut, Afni sempat menanyakan kondisi keuangan Pemkab Siak terhadap perwakilan dari Badan Keuangan Daerah (BKD) yakni Kabid Pembiayaan Rori Erlangga.
Rori menjawab anggaran masih tersedia di kas.
Bupati Afni meminta agar digunakan Rp1 miliar untuk menyicil hutang itu, agar 72 mobil yang disewa tidak ditarik.
Baca Juga: Alasan Direktur dan Komisaris Anak Perusahaan BUMD Siak Dipecat Tak Hormat
“Apa jadinya jika mobil Bupati Siak ditarik, dan bagaimana kerja kerja kepala OPD dan Kabid dan Camat jika hal itu terjadi,” ujarnya.
Makanya pekan ini Bupati Afni mencarikan solusinya, karena 8 bulan tidak dibayar, dan Pemkab terutang Rp4 miliar, hal ini sangat riskan, terutama pihak yang meminjamkan 72 unit mobil.
“Sungguh, saya benar-benar kaget atas situasi ini, dan saya baru tahu,” terang Bupati Afni.
Ke depan, agar hal yang sama tidak terulang, akan dilakukan evaluasi apakah menyewa lebih ringan dari pada membeli baru yang akhirnya menjadi aset Pemda.
Dijelaskan Bupati Afni, terungkapnya persoalan itu, karena pada Kamis (7/8/2025) pagi, dia mengumpulkan semua aset mobil milik Pemda Siak.
Ada 541 mobil, namun 100 lebih tidak bisa dihadirkan. Dan ternyata ada 72 mobil yang disewa.
Berita Terkait
-
300 Kendaraan Dinas Pemprov Papua Senilai Rp34 Miliar Hilang, KPK Turun Tangan
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Dari Mobil Rp8,5 M hingga Laundry Fantastis, Ada Apa di Balik Rentetan Viralnya Gubernur Kaltim?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT
-
Homeless Media, Instrumen Penting Bantu Suarakan Isu Lingkungan Dekat Masyarakat
-
Serentak di 131 Cabang, BRI KKB Expo 2026 Buka Jalan Punya Mobil Impian
-
CIMB Niaga Ungkap Potensi Ekonomi Daerah Sektor Sawit dan Migas di Riau
-
KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut