- Ditresnarkoba Polda Riau merazia 12 tempat hiburan malam di Pekanbaru pada Selasa malam, 29 September 2026.
- Sebanyak 57 pengunjung menjalani tes urine dan dua orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis ekstasi.
- Petugas membawa kedua pengunjung yang positif narkoba tersebut untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai dengan prosedur.
SuaraRiau.id - Puluhan orang di sejumlah tempat hiburan malam (THM) Kota Pekanbaru terjaring razia Ditresnarkoba Polda Riau pada Selasa (29/9/2026) malam.
Wadirresnarkoba Polda Riau AKBP Edi Munawar yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan pihaknya lakukan pemeriksaan serta tes urine terhadap pengunjung 12 hiburan malam di Pekanbaru.
Edi menjelaskan, sebanyak 57 orang menjalani tes urine dalam razia tersebut. Dua di antaranya dinyatakan positif narkotika.
"Keduanya positif menggunakan ekstasi, tetapi bukan dikonsumsi di tempat hiburan tersebut. Dari hasil penyelidikan anggota, mereka mengaku menggunakannya beberapa hari sebelumnya," jelasnya dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.
Berdasarkan pemeriksaan awal, keduanya merupakan seorang laki-laki dan perempuan yang diduga mengonsumsi ekstasi sebelum mendatangi salah satu THM yang dirazia.
Meski hasil tes urine keduanya positif, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika saat dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya, kedua orang tersebut menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur.
Edi mengungkapkan sebanyak 116 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari personel Ditresnarkoba, Intelkam, Propam, Samapta, Brimob, Dokkes, dan Humas Polda Riau.
Petugas kemudian dibagi menjadi tiga tim untuk menyisir sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru.
Tim pertama bergerak di wilayah Sukajadi dan Pekanbaru Kota dengan menyambangi C7 KTV, D’Poin, Andrew’s Mart, dan Grand Central KTV.
Meski sejumlah THM dalam kondisi relatif sepi, petugas tetap melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap pengunjung. Di Andrew’s Mart, dua pengunjung dinyatakan positif narkotika berdasarkan hasil tes urine.
Selanjutnya, tim kedua menyisir wilayah Kecamatan Lima Puluh dan Senapelan dengan mendatangi Dragon KTV, Paragon KTV, MP Club, dan Sago KTV.
Selain pengunjung, petugas juga melakukan tes urine terhadap para pemandu lagu. Hasilnya, tidak ditemukan pengunjung maupun LC yang terindikasi positif narkotika.
Sementara itu, tim ketiga bergerak ke wilayah Sukajadi dan Payung Sekaki dengan menyasar RP Club, Live House, Gen Z, dan Empire KTV.
Selain melakukan tes urine, petugas memeriksa barang bawaan pengunjung. Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan narkotika maupun barang mencurigakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
HUT ke-27 GarudaMiles, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite
-
Razia Hiburan Malam Pekanbaru, Polisi Temukan 2 Orang Positif Narkoba
-
Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
-
Oknum Polisi Kuansing Disebut Terlibat Kasus Penipuan hingga Rp500 Juta
-
Daftar 63 Pejabat Pemkot yang Dilantik Wali Kota Pekanbaru