SuaraRiau.id - Beredar video yang menarasikan jika ruko di Jalan Tuanku Tambusai (Jalan Nangka) Pekanbaru yang sebelumnya dilalap jago merah kembali terbakar setelah dipadamkan.
Kebakaran ruko itu sebelumnya diketahui menewaskan 4 orang penghuninya yang merupakan satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri (pasutri) dan dua anaknya.
Namun setelah tragedi memilukan itu, media sosial dihebohkan dengan video ruko yang sama kembali terbakar.
Dalam narasinya di Instagram @pkucity menyebut api kembali menyala di lantai dua ruko itu pada Minggu (3/8/2025) malam.
"Malam ini api kembali menyala di lantai 2 ruko jalan tuanku tambusai yang tadi pagi terbakar. Semoga keadaan segera dapat dikondisikan oleh petugas," tulis caption video.
Sementara dalam video, terlihat warga berkerumun menyaksikan lantai dua bangunan kembali dilalap api.
"Kebakaran lagi gaes, gede kayaknya ada yang belum mati apinya. Iya lantai dua lagi," ucap suara wanita di video seolah menjelaskan kejadian.
Unggahan tersebut lantai memicu beragam komentar warganet.
Kebakaran tewaskan satu keluarga
Baca Juga: Dini Hari Maut di Pekanbaru, Pasutri dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Ruko
Empat orang satu keluarga tewas dalam musibah kebakaran ruko di Jalan Tuanku Tambusai No. 186, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, pada Minggu (3/8/2025) dini hari.
Korban adalah Joko Suryono (40), sang kepala keluarga, bersama istrinya, Yenly Gunawan (38), serta kedua putra mereka, Kevin Zheng (15) dan Calvin Zheng (10).
Keempatnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, hangus terbakar setelah terjebak di lantai dua bangunan yang dilalap api.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, menjelaskan bahwa kepulan asap pekat dan kobaran api yang membumbung tinggi pertama kali diketahui oleh warga sekitar.
Seorang saksi mata menuturkan, terbangun setelah pintu rumahnya diketuk dan diberitahu bahwa ruko di sebelahnya terbakar hebat.
"Pengakuan dari salah satu saksi, mereka terbangun setelah seseorang mengetuk pintu dan memberitahu bahwa ruko di sebelahnya terbakar. Saat itu api sudah membesar di lantai atas," ujar Kompol Bery.
Berita Terkait
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
-
10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat
-
Karhutla Papua Selatan Meluas: Mengapa Kalender Pencegahan Perlu Disesuaikan?
-
Karhutla 200 Hektare di OKI Belum Sepenuhnya Padam, Tim Kejar Ekor Api
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Harga Sawit Riau Pekan Ini Merosot, Dibayar Rp3.874,89 per Kg