SuaraRiau.id - Seorang anggota polisi meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Timur KM 29, Desa Muda Setia, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan pada Senin (26/5/2025) malam.
Korban bernama Bripda Indra Mada Christian (22), tewas seketika usai menabrak truk tronton yang berhenti di bahu jalan tanpa tanda peringatan.
Dirlantas Polda Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat menyampaikan jika bintara yang bertugas di SDM Polres Siak itu terluka pada bagian kepala.
"Benar, korban anggota Polri yang bertugas di Polres Siak. Korban meninggal dunia di tempat akibat luka berat di kepala setelah menabrak truk yang berhenti di pinggir jalan," ujar Taufiq dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (27/5/2025).
Dirlantas mengungkapkan bahwa korban Bripda Indra mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX dari arah Pangkalan Kerinci menuju Pekanbaru.
Saat melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 19.10 WIB, sepeda motornya menabrak bagian belakang truk tronton Hino BK 9766 VN yang tengah berhenti di bahu kiri jalan.
Kombes Taufik mengungkap kondisi jalan saat kejadian tersebut cukup gelap, karena tidak penegarangan.
Sementara itu, truk yang dikemudikan Guntur Gurning (48), warga Sumatera Utara, tidak menghidupkan lampu hazard maupun memasang rambu peringatan.
"Truk tersebut berhenti di lokasi yang minim penerangan tanpa tanda-tanda keselamatan seperti lampu hazard atau rambu segitiga pengaman. Ini diduga menjadi penyebab kecelakaan," jelas Taufiq.
Baca Juga: Pengedar Narkoba Ditangkap usai Viral TK di Pelalawan Diduga Jadi Tempat Nyabu
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi.
Sepeda motor yang dikendarainya juga rusak berat pada bagian depan.
Jenazah Bripda Indra kemudian dievakuasi ke Puskesmas Bandar Seikijang.
Satlantas Polres Pelalawan telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan truk tronton, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan menindaklanjuti penyelidikan.
"Kami masih mendalami kasus ini. Dugaan sementara adalah kelalaian sopir truk karena tidak memberikan tanda peringatan saat berhenti di bahu jalan," ujar Kombes Taufiq.
Tips berkendara motor aman dan nyaman
Berita Terkait
-
Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan
-
3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Minta Jaringan Pelaku Dibongkar Total
-
Demi Bayar Pinjol, Pria di Pelalawan Tega Tikam Kasir 22 Kali Tapi Langsung Diringkus Polisi
-
Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi
-
Bakar 500 Hektare Lahan Gambut Riau demi Kebun, Pria di Pelalawan Diciduk Polisi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol