Proses seleksi dilakukan secara ketat oleh tim dari Dinas PKH Riau.
"Setiap kabupaten dan kota kami minta mengajukan dua ekor sapi terbaik. Kemudian, tim kami menilai berdasarkan kondisi kesehatan, kelengkapan dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan bobot tubuhnya," ujarnya.
Dari hasil seleksi tersebut, terpilih satu ekor sapi terbaik dari masing-masing daerah, sehingga terkumpul 12 sapi untuk 12 kabupaten/kota.
Satu ekor sapi dengan bobot paling tinggi di antara mereka kemudian dipilih menjadi wakil Riau untuk kurban bantuan presiden.
Total 13 sapi yang sudah terpilih itu lanjutnya diajukan ke Sekretariat Presiden.
Elyan menyebutkan, seluruh proses dilakukan sesuai dengan kriteria dan standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
"Rencananya tim dari Sekretariat Kepresidenan akan datang ke Riau pada 27 Mei 2025. Semua peternak yang sapinya terpilih akan dikumpulkan di Pekanbaru untuk melengkapi administrasi," jelasnya.
Tips memilih hewan kurban
Memilih hewan kurban harus sesuai dengan syariat yang telah ditetapkan. Secara umum, hewan yang akan dijadikan kurban haruslah halal secara Islam dan sehat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Kasih 13 Sapi Kurban untuk Masyarakat Riau
Namun dengan banyaknya penjual hewan kurban yang ada, tentu sebagai orang awam bingung memilih hewan kurban yang sesuai dengan ketentuan.
Berikut ini cara memilih hewan kurban berdasarkan rekomendasi yang dikutip dari laman resmi baznas.go.id.
Pertama, pastikan hewan kurban yang yang dipilih merupakan binatang ternak. Hewan ternak yang diperbolehkan adalah unta, kambing, domba, sapi, kerbau.
Tentunya semua hewan ini sudah memenuhi ketentuan sebagai hewan ternak yang sehat dan layak untuk dikurbankan.
Kedua, umur hewan yang dikurbankan penting karena hewan kurban memiliki umur yang disyaratkan berbeda-beda.
Jika ingin berkurban kambing atau domba, umur yang disyaratkan memenuhi kriteria kurban adalah yang minimal berumur 1 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!
-
Menjemput Surya, Menyalakan Desa: Orkestrasi Raksasa Transisi Energi Era Prabowo
-
Memutus Rantai Takdir Kemiskinan: Sekolah Rakyat ala Prabowo
-
Palagan Senyap Menjaga Rimba: Sepak Terjang Satgas PKH Bentukan Prabowo
-
Memugar Bilik Retak Peradaban: 2 Tahun Kerja Prabowo-Gibran untuk Pendidikan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW