SuaraRiau.id - Memilih produk pemutih wajah tidak mudah lantaran terkadang takut berefek samping sehingga mengganggu kesehatan kulit.
Penggunaan krim pemutih wajah yang asal-asalan dapat menyebabkan masalah kulit lain, seperti gatal, iritasi, jerawat berlebih, penipisan kulit, dan bahkan kanker kulit.
Krim pemutih wajah merupakan produk kecantikan yang banyak digunakan untuk mendapatkan kulit wajah yang cerah.
Produk tersebut juga sering digunakan untuk mengatasi area kulit yang menggelap karena kondisi tertentu, seperti penuaan dan bekas jerawat.
Sebaiknya, krim pemutih wajah harus memiliki sertifikat BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Produk kecantikan ini telah melalui pengujian yang ketat, sehingga efektivitas dan keamanannya terjamin.
Penting sekali untuk memilih produk krim pemutih wajah BPOM yang sudah teruji keamanannya. Makanya harus berhati-hati dalam memilih produk.
Berikut ini rekomendasi krim pemutih wajah BPOM dilansir dari laman alodokter.com:
1. White-Neng Skin Whitening Cream 10 gr
White-Neng Cream merupakan salah satu produk krim pemutih wajah yang sudah terdaftar di BPOM. Krim merek ini berada di kisaran harga Rp50.985 per tube.
Baca Juga: Kantongi Izin BPOM, Usaha Nasabah PNM Mekaar Makin Bersinar
Produk pemutih wajah ini mengandung vitamin C, niacinamide, alpha arbutin, ekstrak mulberry, licorice, dan aloe vera yang dapat membantu mengurangi kekusaman, menyamarkan noda hitam, serta melembapkan kulit.
Untuk penggunaannya, bersihkan wajah terlebih dahulu. Lalu, oleskan White-Neng Cream pada area wajah secukupnya, sambil dipijat halus hingga krim terserap ke kulit.
Selain itu, untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan White-Neng Cream 2 kali sehari, pada pagi dan malam hari.
2. Wardah Lightening Bb Cream Light 15 ml
Wardah Lightening Bb Cream Light punya harga Rp42.900 per tube. Produk ini merupakan pemutih wajah multifungsi yang juga dapat digunakan sebagai tabir surya (sunscreen).
Krim pemutih wajah ini mengandung berbagai bahan aktif yang dapat mencerahkan kulit, seperti niacinamide dan juga ekstrak aloe vera.
Tag
Berita Terkait
-
Richard Lee Protes Saksi Ahli BPOM: Tanpa Uji Lab Kok Bisa Langsung Simpulkan Pelanggaran?
-
Kenapa Makanan Fermentasi Bagus untuk Kulit? Ini Penjelasannya
-
Aturan BPA Makin Ketat, Industri Galon Guna Ulang Minta Waktu hingga 2031
-
DPR Mulai Tak Yakin BPOM Bisa Hentikan Keracunan MBG: Desain Program Harus Diubah Total
-
Tanggal Kembar 9.9 Tiba, Saatnya Cek Wishlist Produk Kecantikan, Kesehatan dan Perawatan Diri!
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla