SuaraRiau.id - Video memperlihatkan para pria diduga tahanan disinyalir sedang dugem dalam sel viral di media sosial. Mereka nampak asyik menikmati iringan dentuman musik yang keras.
Lokasi tahanan tersebut diduga dilakukan dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Pekanbaru. Meski demikian, tidak dijelaskan kapan dan siapa yang mengabadikan momen itu.
Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru Bastian Manalu menyatakan pihaknya tengah melakukan pengecekan lebih lanjut.
"Saat ini kami dan Tim dari Kakanwil (Kemenkumham) tengah melakukan pemeriksaan terkait hal ini. Semuanya lagi di-BAP," jelas Bastian dikutip dari Antara, Selasa (15/4/2025).
Sosok Bastian Manalu menjadi sorotan seiring dengan hebohnya video sejumlah orang diduga tahanan dugem dalam penjara.
Diketahui, Bastian Manalu resmi menjabat sebagai Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, menggantikan Pelaksana tugas (Plt) Subakdo Wulandoro pada 2024 lalu.
Sebelumnya, Bastian bertugas sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Dumai. Sementara Subakdo, usai sertijab kemarin kembali ke jabatan aslinya di Kanwil Kemenkum Riau.
Sebagai pejabat negara, Bastian Manalu melaporkan harta kekayaannya ketika menjabat sebagai Kepala Rutan Pekanbaru. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dia memiliki kekayaan Rp535.000.000.
Laporan harta kekayaannya disampaikan pada periodik 2023, dengan tanggal penyampaian 10 Januari 2024.
Baca Juga: Petugas Razia Gabungan, Imbas Heboh Tahanan Diduga Pesta Narkoba di Rutan Pekanbaru
Berikut ini detail data harta kekayaan Bastian Manalu, berdasarkan eLHKPN KPK:
A. Tanah dan Bangunan Rp. 400.000.000
1. Tanah Seluas 133 m2 di KAB / Kota Pekanbaru , Hasil Sendiri Rp400.000.000
B. Alat Transportasi Dan Mesin Rp120.000.000
1. Mobil, Toyota Calya 1.2 G A/T Tahun 2016, Hasil Sendiri Rp100.000.000
2. Motor, Honda NF125D Tahun 2007, Hasil Sendiri Rp5.000.000
Berita Terkait
-
Suahasil Klaim Indonesia Punya Kekayaan Alam yang Tak Dimiliki Negara Lain, Dari Hutan hingga Laut
-
Advokat Amin Fahrudin Usul LHKPN Dipakai untuk Telusuri Kekayaan Tak Wajar Pejabat
-
Harta Para Taipan RI Lenyap Rp1.035 T Gegara Bursa RI Terancam Setara Zimbabwe
-
Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia
-
Satgas PKH Cabut IUP PT KEL, Jaksa Agung Sebut Perusahaan Beroperasi Tanpa Dilengkapi PPKH
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak