SuaraRiau.id - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar acara silaturahmi bertajuk Mercusiar PNM bersama sejumlah insan media di Menara PNM, Jakarta pada Selasa (18/3/2025).
Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan PNM dengan media sekaligus mengajak para jurnalis merasakan pengalaman unik melalui berbagai aktivitas inspiratif.
Dalam kesempatan ini, PNM menghadirkan sejumlah nasabah Mekaar dan mengajak para jurnalis untuk berpartisipasi dalam kegiatan live experience, seperti membuat anyaman ketupat dan melukis celengan sebagai bagian dari aktivitas charity.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera serta mendukung semangat kemandirian usaha ultra mikro.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa hingga saat ini PNM telah melayani 21,9 juta nasabah.
"Transformasi kami adalah masuk ke dalam segmen ultra mikro, segmen yang unbankable, bahkan unfeasible, karena mereka baru mulai dan baru berani berusaha. Dengan dukungan seluruh stakeholder, termasuk rekan-rekan jurnalis, kami percaya ada banyak hal yang bisa kita lakukan dalam ekosistem ini," ujar Arief.
Lebih lanjut, Arief Mulyadi menekankan pentingnya membangun ekosistem yang kuat bagi nasabah PNM.
"Dari 905 ribu kelompok nasabah yang ada, pasti ada benang merah yang bisa kita rangkai untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, paling tidak untuk menciptakan kemandirian ekonomi," tambahnya.
Arief Mulyadi juga menyampaikan apresiasi kepada para insan media atas peran mereka dalam menyebarkan inspirasi dan optimisme kepada masyarakat.
Baca Juga: PNM Fasilitasi Akses Pasar Lebih Luas, Berkah Ramadan untuk Nasabah PNM Mekaar
"Terima kasih telah menjadi corong inspirasi dari sedikit atau kecilnya apa yang kami lakukan untuk bangsa dan negeri ini. Seperti mercusuar yang setia menerangi lautan, kita bersama rekan media punya peran besar untuk menyiarkan informasi yang akurat dan bermanfaat. Di era digital yang serba cepat ini, sinergi PNM dan media makin kuat," terang dia.
Arief mengungkapkan jika acara tersebut memanfaatkan momentum Ramadan yang penuh berkah, sehingga menjadi ajang berbagi inspirasi, informasi, dan mempererat silaturahmi.
Menurutnya, PNM berkomitmen untuk terus mendukung pengusaha ultra mikro melalui berbagai program pemberdayaan dan pendampingan guna menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Tentang PNM
Mengutip laman pnm.co.id, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) selanjutnya disingkat PT PNM (Persero), didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No 38 Tahun 1999 tanggal 25 Mei 1999 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia untuk Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) Dalam Rangka Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah.
Adapun maksud dan tujuan pendirian PT PNM (Persero) dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah RI No. 38 tahun 1999 disebutkan untuk menyelenggarakan:
Berita Terkait
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
-
Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tiga Polisi di Bengkalis Demosi 3 Tahun, Patsus 30 Hari Imbas Kasus Penganiayaan
-
Pemkab Kepulauan Meranti Serahkan SK Pengakuan MHA 3 Komunitas Adat