SuaraRiau.id - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) SF Hariyanto turut menjadi sorotan seiring pengakuan Gubri Abdul Wahid menyebut pusing karena defisit anggaran 2025.
Defisit APBD tersebut mencapai Rp3,5 triliun lebih. Meski Abdul Wahid pusing, namun wakilnya SF Hariyanto menegaskan bahwa defisit anggaran merupakan hal biasa.
Dia mengungkapkan jika kondisi ini merupakan masalah klasik akibat ketidakseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran daerah yang mana tidak tercapainya penerimaan pertahun.
SF Hariyanto menjelaskan bahwa pada 2023, Riau awalnya diproyeksikan menerima dana sebesar Rp1,6 triliun.
"Namun, pada tahun 2024 realisasi penerimaan tidak tercapai yang hanya Rp200 miliar. Akibatnya, terjadi selisih pendapatan yang berdampak pada belanja daerah," terang dia.
SF Hariyanto menegaskan agar masyarakat tidak terlalu mempermasalahkan ini karena masih wajar dan ada sumber dana lain yang belum masuk dari pemerintah pusat.
Selain sikapnya berbeda dengan Gubri Wahid, harta kekayaan SF Hariyanto pun menjadi perhatian. Mantan Sekda ini disebut-sebut sebagai sosok yang terkaya di antara calon gubernur-wakil gubernur di Pilkada Riau beberapa waktu lalu.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), SF Hariyanto mempunyai harta senilai Rp14.052.491.162. Dia tidak memiliki hutang.
Laporan kekayaan SF Hariyanto disampaikan 14 Maret 2024 untuk periodik 2023. Berikut ini rinciannya:
Baca Juga: Defisit APBD Pernah Disinggung Syamsuar, Ternyata Benar dan Bikin Pusing Gubri Wahid
DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp12.108.258.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 316 m2/97 m2 di KAB / KOTA PEKANBARU, HASIL SENDIRI Rp795.557.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 1283 m2/216 m2 di KAB / KOTA PEKANBARU, HASIL SENDIRI Rp494.175.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 144 m2/180 m2 di KAB / KOTA PEKANBARU, HIBAH DENGAN AKTA Rp451.484.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 830 m2/118 m2 di KAB / KOTA PEKANBARU, HASIL SENDIRI Rp305.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 486 m2/100 m2 di KAB / KOTA PEKANBARU, HASIL SENDIRI Rp683.452.000
6. Tanah dan Bangunan Seluas 948 m2/72 m2 di KAB / KOTA PEKANBARU, HASIL SENDIRI Rp681.776.000
7. Tanah dan Bangunan Seluas 837 m2/80 m2 di KAB / KOTA PEKANBARU, HIBAH DENGAN AKTA Rp974.839.000
8. Tanah Seluas 355 m2 di KAB / KOTA PEKANBARU, HASIL SENDIRI Rp264.975.000
9. Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/349 m2 di KAB / KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp3.857.000.000
10. Tanah dan Bangunan Seluas 320 m2/576 m2 di KAB / KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp3.200.000.000
11. Tanah Seluas 89 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp400.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp1.100.000.000
1. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp1.100.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp216.250.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp627.983.162
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp14.052.491.162
HUTANG Rp. ----
TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp14.052.491.162.
Gubri Abdul Wahid pusing
Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mengaku pusing dengan defisit anggaran yang mencapai triliunan rupiah. Defisit ini melonjak hampir tiga kali lipat dari prediksi.
"Ini membuat kepala saya pusing tujuh keliling. Di nol kan pun kegiatan tahun ini, tetap tidak cukup untuk melunasi tunda bayar itu," sebutnya di Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026, Rabu (13/3/2025).
Defisit APBD Riau mencapai Rp1,3 triliun, ditambah dengan tunda bayar mencapai Rp2,21 triliun. Jika ditotal, defisit APBD Riau 2025 tembus Rp3,5 triliun lebih.
Selain tunda bayar sampai Rp2,21 triliun lebih, padahal gubernur-gubernur sebelumnya belum pernah terjadi hal demikian. Biasanya terjadi hanya sekitar Rp200 miliar hingga Rp250 miliar.
Wahid mengungkapkan kemampuan APBD Riau secara ril hanya Rp8 triliun. Kemudian belanja pegawai lebih kurang Rp4 triliun.
"Defisit anggaran sekitar Rp1,3 triliun, artinya kita mengalami defisit secara keseluruhan sebesar Rp3,5 triliun," ungkapnya.
Wahid pun berencana memotong TPP ASN untuk menutupi utang tersebut. Pasalnya para ASN tidak ada pekerjaan untuk tahun 2025.
"Solusi terakhir saya adalah pemotongan TPP ASN karena tahun ini 21 ribuan ASN kita tidak ada kerja. Ini pertimbangan saya saking gentingnya kondisi ini," jelasnya.
Wahid menjelaskan, kebijakan nol kegiatan akan diambil agar tunda bayar bisa terlunasi di tahun 2025 dan tidak berkepanjangan hingga tahun depan.
"Biarlah kebijakan saya tahun ini tidak populer. Karena saya nolkan pun kegiatan tahun ini tetap tidak cukup untuk tunda bayar, sampai tidak bisa tidur saya sebelum jam 3 subuh. Saya tidak mau tunda bayar ini lanjut sampai tahun depan," tegas dia.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Terima Gubernur Riau Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
Harta Anom Widiyantoro, Ternyata Masuk Golongan Bupati Terkaya di Jawa Tengah
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
BPS Ungkap Tingkat Pengangguran di Riau per Mei 2026
-
Rugikan Rp64 Miliar, 9 Tersangka Dugaan Korupsi Dana PI Tak Langsung Ditahan
-
Menhut Raja Juli Belum Kembalikan Semua Uang Amplop dari Suhardiman Amby
-
Momen Band Inggris, FUR Pose di Gerbang Emas Pekanbaru, Netizen: FUR-wodadi
-
Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby