SuaraRiau.id - Tim gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru sudah menangkap empat orang yang diduga sebagai pelaku perusakan Sonic Car Wash yang terletak di Jalan Tuanku Tambusai.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan keempat orang itu merupakan ketua dan anggota organisasi kepemudaan atau OKP.
"Sudah diamankan dan saat ini sudah sedang penyelidikan di Polresta Pekanbaru," kata Bery.
Insiden anarkis yang menghebohkan tersebut kini menjadi fokus utama aparat kepolisian.
Sementara Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karbianto menyampaikan bahwa upaya penangkapan pelaku terus dilakukan.
"Saat ini tim masih di lapangan memburu para pelaku dan mengumpulkan barang bukti," ujar Kombes Anom kepada media, Senin (18/11/2024).
Untuk mengamankan lokasi kejadian, polisi telah memasang garis polisi di sekitar area tersebut.
Selain itu, dugaan adanya gelanggang permainan (gelper) ilegal di lokasi turut menjadi perhatian serius pihak berwenang.
"Gelper di lokasi ini tidak memiliki izin. Kami akan mendalami lebih lanjut terkait kasus ini," terang Kombes Anom.
Baca Juga: Liong Tjai Diburu Polda Riau Terkait Kasus Korupsi di Indragiri Hilir
Sejauh ini, kepolisian telah mengamankan tiga mobil yang mengalami kerusakan parah, termasuk kaca pecah akibat insiden tersebut.
Selain itu, puluhan sepeda motor juga dilaporkan rusak, terutama pada bagian bodi.
"Kami berharap para pelaku dapat segera ditangkap, dan kami juga mengingatkan mereka untuk menyerahkan diri sebelum tindakan hukum lebih lanjut diambil," tegas Kombes Anom.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan oleh kericuhan di Sonic Car Wash di Jalan Tuanku Tambusai. Dugaan sementara aksi kericuhan itu terjadi antara dua OKP yang ada di Pekanbaru.
Kontributor: Rahmat Zikri
Berita Terkait
-
Polda Riau Ungkap Jaringan Pemburu Gajah Sumatra, DPR: Jangan Beri Ruang Pelaku Kejahatan Lingkungan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
Belasan Polisi Polda Riau Dipecat Tak Hormat karena Pelanggaran Berat, Nama-namanya Dirilis ke Media
-
Polemik Anies dan Kemenhut: Benarkah Negara Memfasilitasi Perusakan Hutan?
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kronologi 'Deal-dealan' Kasus Narkoba Berujung 7 Polisi Pekanbaru Dihukum Patsus
-
Rocky Gerung Ikut Padamkan Karhutla di Dumai, Begini Tanggapannya
-
Bayar Pajak Kendaraan di Riau Bisa Dapat Emas Batangan dan Sepeda Motor
-
BRI Perkuat Manajemen Risiko Perbankan di Tengah Tekanan Geopolitik Global
-
Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru Dicopot Imbas Terima Duit buat Lepas Pelaku Narkoba