"Jika ditotal uang yang disiapkan hanya berkisar Rp10 miliar, untuk kebutuhan seragam sekolah peserta didik baru dari tingkat TK, SD hingga SMP," rinci Afni.
Sementara itu, Halimah (41) menyambut baik program paslon Afni-Syamsurizal terkait pengadaan baju seragam sekolah gratis bagi siswa dan siswi yang baru masuk sekolah.
Dikatakan ibu tiga orang anak itu, jika terealisasi, program itu tentunya sangat membantu masyarakat Siak yang ingin anaknya masuk ke sekolah.
Diceritakan Halimah, suaminya hanya pekerja buruh kasar, sedangkan ia hanya seorang ibu rumah tangga. Sehingga, saat anaknya masuk ke jenjang SD dan harus menyiapkan seragam sekolah sangat kesulitan.
"Kami pun harus berutang, mau tidak mau, sebab kami inginkan anak kami kedepan hidupnya lebih baik daripada orangtuanya saat ini," kata Halimah.
Senada dikatakan Anifah yang juga harus berutang saat anaknya memasuki jejang SMP. Dia terpaksa harus meminjam ke bank agar anaknya memiliki baju seragam saat masuk sekolah.
"Soal seragam gratis saat dinantikan, sebab program itu tentunya sangat membantu masyarakat kelas ekonomi seperti kami ini," tutur Anifah.
Menurut dia, meski nantinya program itu tak ia nikmati secara pribadi, namun ia tak ingin ada para orang tua di Siak yang memasukkan anaknya sekolah memiliki nasib serupa dengannya.
"Meski nanti program ini tak kami nikmati secara pribadi karena anak kami sudah SMA, tapi kami tak ingin ada diluar sana orang tua diluar sana terlilit hutang hanya gara gara beli seragam baju sekolah," tuturnya.
Baca Juga: Kata Bawaslu soal Dugaan Kampanye Hitam Salah Satu Paslon di Pilkada Siak
Program seragam gratis realistis
Menyoal pengadaan seragam sekolah gratis bagi perserta didik baru mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP bukan hal yang mustahil untuk dilaksanakan.
Ketua Golkar Siak Indra Gunawan menyampaikan bukan hal salah jika ada pasangan calon bupati dan wakil bupati Siak memiliki program unggulan yang dinilai berpihak bersama rakyat dan sesuai dengan hitungan pendapatan daerah.
"Selagi hitungannya sesuai dengan pendapatan daerah, program yang berpihak kepada masyarakat secara langsung tentunya harus didukung," ujar pria yang saat ini menjabat Ketua DPRD Siak tersebut.
Disampaikan Indra, program pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa siswi baru sangat realistis untuk dilakukan.
"Menurut kita program ini hanya untuk siswa siswi baru dan sangat mungkin untuk direalisasikan dengan postur APBD siak saat ini," jelasnya.
Berita Terkait
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Korupsi Seragam Sekolah di Langkat, Pengamat: Bebani Orang Tua di Tengah Biaya Pendidikan Mahal
-
Korupsi Seragam Sekolah Bupati Langkat, JPPI Tuntut Anggaran Pendidikan Dikembalikan
-
Di Balik Video Viral: Kisah Pilu Kakak Adik di Parung, Ibu ODGJ, Ayah Hilang
-
Miris! Siswa di Boyolali Bolos karena Tak Mampu Beli Seragam, Publik Sentil Gaji Dewan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Polisi Telusuri Penyalahgunaan BBM Subsidi di Rohil, Ungkap Modusnya
-
Penampakan Desain Flyover Simpang Panam, Sarat Ornamen Khas Melayu
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
-
Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal usai Kelahi dengan Teman, Kencing Berwarna Hitam