Eko Faizin
Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:29 WIB
Mobil polisi yang membawa belasan tahanan terbalik di Dumai. [Ist]
Baca 10 detik
  • Mobil polisi yang membawa 14 tahanan terbalik di Dumai.
  • Kapolres Dumai mengungkap kronologi penyebab kecelakaan.
  • Tidak ada korban jiwa pada insiden kecelakaan tersebut.

SuaraRiau.id - Mobil polisi yang membawa 14 tahanan mengalami kecelakaan di Jalan Arifin Achmad Selinsing, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Dumai, Jumat (6/3/2026).

Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang menyampaikan mobil nahas itu terbalik lantaran menghindari lubang yang ada di lokasi tersebut.

"Mobil oleng karena hindari lubang dan tak terkontrol, lalu terbalik. Mobil itu membawa 14 orang tahanan dari Polsek Mandau," ujarnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (6/3/2026).

AKBP Angga menyatakan tidak ada korban jiwa pada insiden kecelakaan tersebut dan saat ini ke-14 tahanan sudah berhasil dibawa ke Lapas Bengkalis.

"Supir dan 14 tahanan selamat dan sudah sampai di Lapas Bengkalis. Tadi ada perbantuan mobil dari Polres Dumai," jelas Angga.

Sempat terjadi kemacetan sementara akibat insiden itu, namun berhasil diatasi petugas gabungan.

"Dari Dumai pakai kendaraan Dumai ke Lapas Bengkalis, sampai dengan selamat," tegas Angga.

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang menampilkan mobil polisi mengalami kecelakaan. Dalam video, terlihat kendaraan yang diduga mobil tahanan milik kepolisian mengalami kerusakan cukup parah setelah insiden di jalan tersebut.

Video berdurasi sekitar 41 detik itu memperlihatkan mobil dalam posisi terbalik di badan jalan, sehingga menarik perhatian warga sekitar yang kemudian mendekat untuk melihat kondisi di lokasi kejadian.

Sejumlah warga terlihat berkerumun di sekitar kendaraan yang terbalik, sementara beberapa orang tampak mencoba melihat kondisi di dalam mobil.

Selain kerumunan warga, dalam rekaman tersebut juga terlihat bagian tangan yang diduga milik salah seorang narapidana atau tahanan yang masih berada di dalam kendaraan.

Load More