SuaraRiau.id - Upaya Polres Siak untuk kelancaran Pilkada serentak 2024 terus dilakukan. Bukan hanya bicara keamanan dan ketertiban proses Pilkada hingga hari pencoblosan.
Polres Siak juga mensiasati kejadian alam seperti banjir yang dianggap berpotensi menghambat jalannya pesta demokrasi lima tahunan itu.
Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi mengatakan, pada hari pencoblosan diperkirakan menjadi puncak hujan yang cukup tinggi.
Untuk itu, sambung AKBP Asep, penting bagi pihaknya memetakan tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di wilayah berpotensi banjir.
"Tidak tertutup kemungkinan ada beberapa wilayah di Kabupaten Siak akan terdampak banjir dan kita harus sudah menyiapkan segala sesuatunya dari sekarang sehingga ini tidak menjadi kendala yang menghambat jalannya Pilkada," ucap AKBP Asep.
Ditambahkan AKBP Asep, seluruh pihak harus sudah mulai memetakan dan merencanakan apa saja yang akan dilakukan dan dibutuhkan agar semua berjalan dengan aman dan lancar.
"Salah satu upaya yang akan kami lakukan dengan memindahkan lokasi TPS yang berpotensi terdampak banjir," sebutnya.
Sementara itu, Pjs Bupati Siak Indra menyampaikan apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan penting dalam meningkatkan kesiagaan seluruh pihak apabila terjadi bencana di Kabupaten Siak.
"Ini merupakan kolaborasi semua pihak dalam melakukan penanganan bencarna di Kabupaten Siak nanti nya," ujar Indra.
Baca Juga: Cooling System Pilkada, Ini Ajakan Kapolres Siak untuk Para Pemuda
Disampaikannya, curah hujan di Kabupaten Siak khususnya semakin meningkat yang berdampak dengan meningkatnya debit air.
"Berdasarkan pengamatan BMKG kita sudah memasuki musim penghujan untuk beberapa bulan ke depan," sebutnya.
Untuk menanggulangi dan mencegah bencana banjir sudah dibentuk Satgas, dan beberapa uapaya telah dilakukan untuk antisipasi terjadi nya bencana banjir atau lainnya.
Hal senada diungkapkan Dandim 0322 Siak Letkol Arh Riyanto, ia menekankan kalau prediksi ini terjadi akan menjadi kerjaan tambahan untuk semua pihak terkait.
"Untuk itu kita harus siap dalam segala hal baik personil maupun peralatan agar semua dapat ditangani sesuai harapan," kata Letkol Arh Riyanto.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
-
Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Pemulihan Pascabencana Banjir Sumut Harus Didukung Data Valid
-
Hujan Deras Sejak Minggu, 26 Titik di Bali Terendam Banjir
-
6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter
-
Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
PNS Disnaker Indragiri Hulu Jadi Pengedar Sabu, Akhirnya Ditangkap
-
Siswa di Bawah Umur di Riau Dilarang Bawa Kendaraan Bermotor ke Sekolah
-
Malam Ramadan, Dua Pria Tanpa Busana Digerebek di Rumah Kontrakan Pekanbaru
-
Sadisnya Mahasiswa UIN Suska Ingin Habisi Wanita Dicintai, Siapkan Kapak dan Parang
-
Kronologi Harimau Serang Pencari Kayu di Dermaga Perusahaan Pelalawan