SuaraRiau.id - Lubang-lubang menganga di tengah jalan rusak di Kota Pekanbaru kembali memakan korban. Peristiwa terkini terjadi di Jalan Nenas, Kelurahan Jadirejo, Sukajadi, Pekanbaru.
Peristiwa ini dibagikan oleh akun Instagram @anaknongkrong_pku pada Jumat (12/7/2024). Postingannya menarasikan sebuah mobil minibus berwarna hitam mengalami patah di bagian dekat roda saat melintasi Jalan Nenas pada Kamis (11/7/2024).
Minibus nahas itu terpaksa melintasi lubang menganga yang memenuhi jalan dan cukup dalam. Bagian bawah mobil menabrak lubang dan mengalami patah. Akibatnya, pemilik terpaksa mengangkut mobil tersebut dengan towing (derek).
Di kolom caption, pengunggah menyebut bahwa lubang ini telah dikeluhkan oleh warga sekitar sejak Mei tahun 2023 lalu. Lantaran terus dibiarkan, lubang ini terus bertambah besar dan dalam.
Pengunggah juga menyebutkan bahwa lubang jalan ini kerap tertutup air saat hujan turun, sehingga tak terlihat dan membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Warga juga berharap agar pemerintah segera memperbaiki jalan Pekanbaru yang telah lama rusak ini, sehingga tidak menambah korban pengendara lainnya.
Sejumlah warganet membenarkan kondisi Jalan Nenas yang rusak parah. Salah satunya disampaikan oleh @bob***.
"Pas persimpangan jalan pepaya ni...bahaya sekali," tulisnya di kolom komentar.
"Kalau dah hujan gk keliatan lgi lobangnya min. Kalau org dah biasa lewatnya tau mana lobang nya. Kalau org gk tau bisa jadi bahaya untuk org tsb.. Apakah tunggu ada korban baru di perbaiki???" timpal @rad***.
Baca Juga: Terlibat Pungli, Oknum Satpol PP Pekanbaru Status PNS Belum Disanksi
Tak hanya itu, warganet juga menyinggung peran pemerintah yang terkesan abai dengan kondisi jalan di Kota Pekanbaru. Salah satunya disampaikan oleh @ade***.
"Ini akibat pemerintah mencari kontraktor yg murah meriah, ini la jadi nya, selesai d kerjakan tidak di perbaiki seperti semula, heran melihat pemerintah skrg," ujarnya.
"Sudah dibilang, jalan PEKANBARU itu diperbaiki kalau : 1. ADA PEJABAT/MENTRI/PRESIDEN KUNJUNGAN. 2.UDAH ADA KORBAN BARU DI PERBAIKI," imbuh @and***.
Kontributor : Anggun Alifah
Berita Terkait
-
Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu Akibat Kabut Asap, 12 Pesawat Delay
-
Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Percepat Perbaikan Jalan Rusak saat Musim Kemarau
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah
-
ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru
-
Karhutla Riau Capai 20.691 Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Penyumbang Terbesar
-
Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor Unri Periode 2026-2030
-
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat