SuaraRiau.id - Sosok Syamsuar punya keterikatan emosional terhadap masyarakat Siak. Menjajaki jabatan menjadi Camat Siak hingga menjadi Bupati Siak dua periode menjadi torehan sejarah yang tak terpisahkan dari warga Siak.
Saat menjabat Gubernur Riau periode 2020-2024, Syamsuar tak melupakan masyarakat Siak yang ikut membesarkannya. Ratusan miliar APBD Pemprov Riau digelontorkan untuk pembangunan di Siak, hingga ke ceruk-ceruk desa.
Pembangunan yang lakukan Syamsuar tidak hanya terkonsentrasi di pembangunan fisik, Syamsuar juga sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan perkembangan pendidikan generasi penerus di Kabupaten Siak.
Dari data yang berhasil dihimpun Suara.com, pada tahun 2020 Pemprov Riau menggelontorkan anggaran sebesar Rp38.908.600.000 untuk Kabupaten Siak.
Uang sebesar itu, diberikan Pemprov Riau untuk bantuan keuangan (bankeu) di 14 kecamatan di Siak dengan nilai Rp1,4 miliar, bantuan keuangan untuk 9 kelurahan sebesar Rp900.000.000, gaji guru bantu untuk 417 orang sebesar Rp10.008.000.000, bantuan keuangan untuk 122 desa Rp10.370.000.000, dan bantuan keuangan khusus dampak sosial Covid-19 untuk 18.034 kepala keluarga Rp16. 230.600.000.
Di tahun 2021, Pemprov Riau juga menggelontorkan dana sebesar Rp24.376.637.000 dengan rincian untuk bantuan keuangan 14 kecamatan di Siak dengan nilai Rp1,4 miliar, gaji guru bantu untuk 212 orang Rp5.088.000.000, bantuan keuangan untuk 122 desa Rp12.200.000.000, pembangunan puskesmas Lubuk Dalam Rp1.941.997.000, puskesmas Sabak Auh Rp1.826.329.000, dan pembangunan puskesmas Kandis Rp1.920.311.000.
Keberlanjutan pembangunan juga dilakukan pada tahun 2022, tangan dingin Syamsuar kembali menyentuh sendi pembangunan di Siak dengan kucuran dana sebesar Rp29.546.000.000.
Dana tersebut diperuntukkan untuk bantuan keuangan 14 kecamatan di Siak dengan nilai Rp1,4 miliar, gaji guru bantu 188 orang Rp4.440.000.000, pembangunan 75 unit rumah layak huni Rp4.875.000.000 dan bantuan keuangan untuk 122 desa Rp18.831.000.000.
Untuk tahun 2023, dana sebesar Rp29.589.600.000 kembali dikucurkan Pemprov untuk Kabupaten Siak.
Baca Juga: Syamsuar Segera Ungkap Calon Wakil Gubernur Pendampingnya di Pilgub Riau
Hal itu juga digunakan sebagai bantuan keuangan untuk 14 kecamatan di Siak dengan nilai Rp1,4 miliar, bantuan keuangan untuk 9 kelurahan Rp225.000.000, gaji guru bantu sebanyak 95 orang Rp2.280.000.000, pembangunan 5 unit rumah layak huni Rp357.500.000, bantuan keuangan untuk 122 desa Rp25.957.918.000.
Di ujung masa jabatan sebagai Gubernur Riau, perhatian Syamsuar juga tak berhenti untuk Siak.
Tercatat, tahun 2024 dana sebesar Rp30.220.418.000 kembali dikucurkan untuk Kabupaten Siak dengan rincian bantuan keuangan untuk 14 kecamatan di Siak dengan nilai Rp1,4 miliar, gaji guru bantu sebanyak 95 orang Rp2.280.000.000, pembangunan 50 unit rumah layak huni Rp3.832.800.000, bantuan keuangan untuk 122 desa Rp22.076.800.000.
Semua itu tak lepas dari keinganan Syamsuar agar Kabupaten Siak terus maju.
Dan lompatan tinggi dilakukan Syamsuar dalam memberikan kenyamanan untuk masyarakat Siak, dengan membuka akses jalan Siak-Pekanbaru via PT SIR. Jalan tersebut dapat memangkas jarak yang Siak-Pekanbaru menjadi sangat dekat.
Yang mulanya memakan waktu 3 hingga 4 jam kini Siak-Pekanbaru via PT SIR dapat ditempuh hanya dengan waktu 1 sampai 2 jam saja. Dengan dekatnya jarak tempuh dan akses jalan yang memadai menjadikan banyak wisatawan yang berkunjung ke Siak.
Berita Terkait
-
Terobsesi Belikan Pacar Motor, Pemuda di Siak Tega Gorok Leher Nenek Sendiri
-
Terjaring OTT Proyek Daerah, Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Segera Disidang
-
Fokus Konservasi Budaya dan Lingkungan, Siak Perkuat Pariwisata Berkelanjutan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
'Wallahi, Billahi, Tallahi!' Surat Sumpah Abdul Wahid dari Sel KPK Gegerkan Riau
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Siswa SMP Meninggal Akibat Ledakan di Sekolah, Disdik Siak Bantah Isu Rakit Bom
-
Sekda Riau Jadi Saksi Sidang Korupsi Dinas PUPR yang Seret Abdul Wahid
-
BRI Dukung Kolaborasi Pegadaian-SMBC, Perkuat Inklusi Keuangan dan Ekonomi Rakyat
-
SF Hariyanto Tanggapi Isu Perselingkuhan Seret Pejabat Pemprov Riau
-
Aliran Duit Rp200 Juta dan Bayang-bayang Mafia Kasus Narkoba di Pekanbaru