SuaraRiau.id - Pj Gubernur Riau SF Hariyanto santer diisukan bakal maju pada Pemililhan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Apalagi setelah orang nomor satu di Riau tersebut disebut akan diusung PDIP-PKB.
Wakil Ketua PDIP Riau Sugeng Pranoto mengungkapkan jika SF Hariyanto belum memastikan diri bertarung di Pemilihan Gubernur atau Pilgub Riau yang digelar November mendatang. Hal ini dikarenakan Hariyanto masih menjabat Pj Gubernur Riau.
"Bisa jadi (PDIP mengusung SF Hariyanto). Komunikasinya bagus, baik kepada PDIP maupun partai lain. Yang jelas jika pada 17 Juli, beliau belum mengundurkan diri, maka otomatis dia batal maju," kata Sugeng dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (27/6/2024).
Anggota DPRD Riau Fraksi PDIP tersebut juga menyampaikan, hingga saat ini partainya belum bisa memastikan siapa calon yang akan direkomendasikan untuk maju. Pasalnya, sejumlah calon dinilai cukup kuat dan masih mencari-cari pasangan sebagai wakil.
"Calon-calon yang mendaftarkan kuat-kuat. Kami juga belum melakukan survei elektabilitas untuk calon-calon Pilgub Riau. Makanya, saat ini kami belum bisa menyebutkan nama calonnya," terang Sugeng.
Lebih lanjut, dia juga membeberkan bahwa PDIP Riau Masih menunggu hasil survei para calon. Apabila hasilnya keluar, partai tersebut baru akan membahas siapa yang cocok calon yang diusung.
"Tentu kita survei dulu, hasilnya keluar, baru kita bisa bicara," jelas Sugeng.
Diketahui sebelumnya, isu SF Hariyanto bakal maju Pilgub Riau mencuat setelah sejumlah baliho dirinya tersebar luas di berbagai titik Pekanbaru dan wilayah lain.
Pada baliho tersebut, SF Hariyanto menggunakan tagline, “Bersama Membangun Riau Bekerja keras, bekerja cepat dan bertindak tepat serta sudah teruji". Selain itu, dalam papan reklame ada juga logo Pemprov Riau.
Baca Juga: Golkar Serukan Solid Dukung Syamsuar, Target 60 Persen Menang Pilkada
Menurut SF Hariyanto, baliho yang tersebut tidak bermaksud menyampaikan pesan politik apapun. Ia mengungkapkan hal tersebut hanya sebuah tagline.
"Belum, tidak ada (maju Pilgub). Itu (baliho) hanya tagline saja," tegas dia.
Berita Terkait
-
Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertumbuhan Kredit dan DPK Tetap Tinggi, BRI Sebut Kepercayaan Publik Terjaga
-
PNM dan KPPPA Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Pemberdayaan Perempuan di Bajawa
-
BRI Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Wacana Buyback Saham BUMN
-
Cerita 6 Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Jelang Sidang, Dua Masih Buron
-
Pekanbaru Hadirkan Parkir Gratis selama 3 Hari: Mal hingga Rumah Sakit