SuaraRiau.id - Tahapan prapendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Riau untuk tingkat SMA/SMK Negeri telah dibuka pada Jumat (21/6/2024). Peserta didik sudah bisa mulai mengunggah dokumen-dokumen persyaratan PPDB Riau.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Roni Rakhmat menyebut pihaknya membuka layanan pengaduan pelaksana PPDB Online itu.
"Iya, kami sudah siapkan nomor layanan pengaduan PPDB jenjang SMA-SMK Negeri Riau. Terdapat beberapa nomor pengaduan yang disiapkan di masing-masing wilayah," ujarnya, Jumat 21/6/2024).
Nantinya, apabila calon peserta didik mengalami kendala dan butuh informasi dalam proses pendaftaran, maka bisa langsung bertanya melalui nomor WhatsApp yang disiapkan sesuai dengan wilayah.
Roni mengungkapkan layanan pengaduan PPDB online berada di tingkat satuan pendidikan/sekolah, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I sampai IV Riau. Selain itu pihaknya juga membuka Pusat Layanan Pengaduan PPDB online di Aula Dinas Pendidikan Riau.
"Untuk layanan pengaduan PPDB ini, kami Dinas Pendidikan Riau juga bekerjasama dengan BPMP (Balai Penjaminan Mutu Pendidikan) Ombudsman Riau," jelasnya.
Adapun nomor layanan pengaduan PPDB SMA dan SMK Negeri Riau sebagai berikut:
- Dinas Pendidikan Provinsi Riau: 0813-7166-7842
- Wilayah Kabupaten Siak, Pelalawan dan Kepulauan Meranti: 0822-8470-1759
- Wilayah Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir dan Kota Dumai: 0822-8688-0883
- Wilayah Kabupaten Kampar, Rokan Hulu dan Kota Pekanbaru: 0822-8443-5542
- Wilayah Kabupaten Kuansing, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir: 0822-8846-6836
Diketahui, PPDB tingkat SMA/SMK Negeri di Riau telah dibuka pada Jumat (21/6/2024). Pada tahapan ini peserta didik sudah bisa mulai mengunggah dokumen-dokumen persyaratan.
Para peserta PPDB bisa mengunggah persyaratan melalui aplikasi yang sudah disiapkan oleh panitia dan dapat mengakses website ppdb.riau.go.id.
Baca Juga: PPDB SMA/SMK Negeri di Riau Dibuka, Ini Link dan Tahapannya
"Setelah unggah dokumen, kemudian pada 24-29 Juni, peserta didik yang sudah mendaftar bisa memilih sekolah yang diinginkan," kata Roni Rakhmat, Kamis (20/6/2024).
Khusus untuk peserta didik PPDB Riau yang mendaftar di SMK, selain milih sekolah juga harus memilih jurusan yang diinginkan.
"Khusus untuk yang mendaftar di SMK, peserta didik bisa memilih jurusan berbeda di sekolah yang sama apabila mengambil jalur di luar ranking," terangnya.
Roni menyampaikan setelah memilih sekolah, pada 30 Juni 2024 tahapan PPDB masuk ke proses rekonsiliasi data. Lalu pada tanggal 1 Juli 2024 akan umumkan penetapan hasil seleksi PPDB Riau tahun 2024 untuk tingkat SMA dan SMK Negeri.
Dia mengungkapkan pada awal pembukaan tahapan, sudah sudah 31.497 calon peserta didik baru yang membuka akun di sistem aplikasi PPDB Online.
"Hingga saat ini sudah 31.497 calon peserta didik baru yang membuka akun di sistem aplikasi PPDB Online," tutur Roni.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Politisi, Media Asing Pertanyakan Layanan 'Lapor Mas Wapres' Gibran: Bermanfaat atau Aneh?
-
Wapres Gibran Rakabuming Buka Layanan Pengaduan Masyarakat Via WhatsApp, Netizen Ragu
-
Gibran Bikin 'Lapor Mas Wapres', Pengamat Sebut Lazim Dilakukan Kepala Daerah
-
Banyak Siswa Pindahan dari Luar Kota, Heru Budi Minta Daerah Penyangga Bikin Sekolah Kualitas Setara Jakarta
-
Apa Itu PPDB? Sering Dikeluhkan Orang Tua Siswa
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Ajudan Abdul Wahid Ditahan usai 'Lawan' KPK dengan Gugatan Rp11 Miliar
-
Sekolah Pekanbaru Dilarang Gelar Perpisahan Mewah di Hotel, Pungutan Diawasi
-
Terseret Dugaan Kasus Pemerasan, Ajudan Abdul Wahid Ditahan KPK
-
6 Fakta Tragedi Siswa SMP Islamic Center Siak Tewas Akibat Ledakan saat Ujian Sains
-
Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid, Tegaskan Komitmen dan Keberpihakan pada Ekonomi Kerakyatan