SuaraRiau.id - Polres Rokan Hilir menangkap pelaku pembunuhan terhadap pria bernama Yono (22) yang mayatnya dibuang ke dalam sumur tua. Korban ditemukan dalam sumur usai pulang pesta minuman keras di Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara, Bagan Sinembah, Senin (16/6/2024).
Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto menyatakan jika pelaku BEP (44) awalnya mengaku melihat mayat yang mengenakan jaket di dalam sumur yang berada di balik semak-semak. BEP merupakan sosok yang suka memalak alias preman.
"Saat melihat ke dalam sumur, Sadam (rekan korban) tak yakin apakah itu benar temannya sebab kondisi sumur yang gelap dan dalam," sebut Kapolres, Selasa (18/6/2024)
Setelah melakukan evakuasi dibantu warga sekitar dan aparat kepolisian, ternyata benar ditemukan Yono yang sudah tak bernyawa.
Petugas akhirnya melakukan interogasi terhadap BEP yang awalnya berstatus saksi, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka usai mengaku telah menghabisi nyawa Yono.
"Pelaku mengaku melakukan pencurian dengan cara mencekik leher korban serta memukul kepalanya dengan kayu," urai AKBP Andrian.
Kronologi kasus pembunuhan bermula saat Yono diajak rekannya untuk minum minuman keras di warung remang-remang. Kemudian rekannya bernama Sadam tersebut sempat meninggalkan warung sebab uang yang dibawanya tidak cukup untuk membayar minuman.
"Namun saat saksi kembali, korban tak ditemukan di warung dan kata pemilik sudah pulang," terang AKBP Andrian.
Lanjutnya, saat Sadam dalam perjalanan pulang ia bertemu dengan BEP dan langsung bertanya apakah ia sedang mencari temannya. Dari sanalah terungkap bahwa korban dibuang ke dalam sumur oleh pelaku. (Antara)
Baca Juga: Warga Rokan Hilir Jadi Korban Pembunuhan, Jasad Dimasukkan ke Sumur
Berita Terkait
-
Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka
-
Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling
-
Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember
-
Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi
-
Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali
-
Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik
-
Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota
-
Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik