SuaraRiau.id - Media sosial diramaikan dengan video ibu-ibu PKK se-Kabupaten Siak yang berjoget saat Bimbingan Teknis (Bimtek) dan studi banding ke Bandung Barat, Jawa Barat.
Dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Efendinas Perss, tampak ibu-ibu berjoget ria sambil nyawer uang yang diiringi lagu anak Medan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Siak, Muhammad Arifin memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait keberangkatan para ibu PKK ke Bandung tersebut.
Para ibu PKK yang diklaim berjumlah ratusan orang itu berangkat ke Bandung menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBKam) tahun 2024.
Sementara video viral tersebut mendapat beragam komentar warganet.
"Melepas hasrat yang terpendam tu pak, untung masih di tempat terbuka, kalau di tempat lain, habislah sudah pak penghulunya," tulis netizen dengan emot tertawa.
Tak hanya itu, warganet lain mengomentari bahwa itu bukan acara Bimtek dan studi banding melainkan acara joget-joget.
"itu bukan studi bandeng, joget joget," ungkapnya.
"Usai acara agaknyo. Bakat terpendam di kampung," timpal akun Efendi Perss mengomentari.
Baca Juga: Heboh 'Air Mancur' Nyembur di Jalan Pekanbaru, Publik: Tinggal Kasih Lighting
Untuk diketahui, sejak tahun 2023 hingga 2024, Pemkab Siak kerap membawa pejabat kampung untuk berangkat keluar kota dengan dalih melakukan Bimtek.
Sebelum para istri penghulu kampung berangkat bimtek ke Bandung Barat yang heboh lantaran vidio joget joget sambil nyawer, Pemkab Siak melalui Dinas PMK Siak pada Oktober 2023 juga membawa penghulu kampung se-Kabupaten Siak ke Banyuwangi, Jawa Timur.
Setelahnya, seluruh kerani kampung se-Siak juga pernah diboyong DMPK Siak untuk ikut Bimtek ke Kota Sumedang.
Dari informasi yang berhasil dihimpun Suara.com, keberangkatan para ibu PKK ke Bandung Barat tersebut menelan anggaran kampung mencapai Rp12 juta per orang.
Kontributor : Alfat Handri
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Guru dan Siswi Berkelahi Saling Jambak Kerudung di Kelas, Sungguhan atau Belajar Akting?
-
Viral Warung Mie Babi Didemo, Pemilik Tetap Bertahan dan Tuai Dukungan
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Tega! Wanita Tipu Lansia Rp1,8 Juta di Purwokerto, Modus Bantu Cari Kost
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Luas Karhutla 2026 Sudah Capai 52 Ribu Hektare, Riau Salah Satu Terbesar
-
Rombongan Pertama Calon Haji asal Pekanbaru Berangkat ke Tanah Suci
-
Menteri Hanif Datangi TPA Muara Fajar Pekanbaru Lihat Teknologi Methane Capture
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Group Perluas Inklusi Keuangan hingga Akar Rumput
-
Kasus Korupsi Haji: Bos Travel asal Pekanbaru Mangkir dari Panggilan KPK