SuaraRiau.id - Tarif Jalan Tol Bangkinang-13 Koto Kampar masih gratis sejak diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat 31 Mei 2024 lalu.
Branch Manager Manajer Tol Pekanbaru-Bangkinang, PT Hutama Karya (Persero), Jarot Seno Wibawa mengatakan, pemberlakuan tarif Tol Bangkinang-Koto Kampar masih menunggu keputusan pemerintah pusat.
"Tarif Tol Bangkinang-13 Koto Kampar masih gratis. Sampai saat ini belum ada keputusan menteri terkait dengan tarif tol Bangkinang-13 Koto Kampar," katanya, Selasa (4/6/2024).
Menurut Jarot, jika ada pengendara masuk dari Pekanbaru atau melalui pintu tol Sungai Pinang, tetap melakukan tapping kartu uang elektronik.
Saat keluar ke pintu Tol Bangkinang, maka tetap akan dikenaikan tarif tol yang berlaku. Namun, jika keluar ke pintu tol Koto Kampar, hanya diberlakukan tarif Tol Pekanbaru-Bangkinang.
"Kalau masuknya dari Sungai Pinang dikenakan tarif Sungai Pinang-Bangkinang. Ruas kita kan Pekanbaru (Sungai Pinang) - Bangkinang-13 Koto Kampar, yang belum bertarif yang Bangkinang-Koto Kampar," ungkap Jarot.
Diketahui, Presiden Jokowi meresmikan Tol Bangkinang-13 Koto Kampar pada Jumat (31/5/2024). Sejak itu tarif jalan bebas hambatan sepanjang 24,7 kilometer tersebut gratis.
Tol Bangkinang-Koto Kampar merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru-Padang, Bangkinang-Pangkalan.
Jalan tol ini dilengkapi 8 unit jembatan, 1 interchange, 9 box pedestrian + box culvert, 3 overpass, dan 2 gerbang tol. Sementara jumlah lajur pada tahap awal 2x2, dengan kecepatan rencana adalah 80 km/jam.
Baca Juga: Jokowi Kucurkan Rp369 Miliar untuk Pembangunan-Perbaikan Jalan di Riau
Berkat Tol Bangkinang-Koto Kampar perjalanan pengendara dari Bangkinang ke Koto Kampar dari 1 jam menjadi 20-30 menit, sementara dari Pekanbaru ke Koto Kampar dari 3 Jam menjadi 1,5 jam.
Berita Terkait
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?
-
Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani
-
Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan
-
Transformasi Digital Hutama Karya: Command Center & Aplikasi Baru Percepat Penanganan Insiden Tol
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Abdul Wahid Ungkit SF Hariyanto Punya 'Tangan' di Mana-mana: Di KPK Ada
-
Profil Mayjen Trenggono Wakil Kepala BGN Baru, Gantikan Sony Sanjaya
-
Harga Sawit Riau Makin Ambruk, Ini Daftar Lengkap Periode 3-9 Juni 2026
-
SF Hariyanto Ngaku Tak Banyak Dilibatkan di Era Abdul Wahid: Saya Ditinggal
-
Karhutla di Kandis dan Sokoi Membaik, Kondisi Rantau Bais Cukup Berat