SuaraRiau.id - Satreskrim Polres Pelalawan menangkap seorang ayah karena diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak kandungnya sendiri di perkebunan sawit.
Bapak-bapak yang berinisial YG (45) atas dugaan pemerkosaan terhadap anak kandung masih di bawah umur.
"Pelaku YG diamankan karena melakukan dugaan kekerasan seksual terhadap anak kandungnya yang masih di bawah umur," kata Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto, Jumat(24/5/2024).
Kapolres menyebutkan aksi bejat tersebut dilakukan pelaku dengan cara mengancam akan membunuh korban jika tidak mau disetubuhi.
Insiden pilu tersebut terjadi saat pelaku mengajak korban untuk membeli air galon menggunakan sepeda motor pada Rabu (8/5/2024) malam. Setelah membeli air galon, pelaku YG dan korban kembali ke rumahnya.
"Dalam perjalanan, pelaku menghentikan motor dan membawa korban masuk ke dalam kebun sawit," jelas Kapolres.
Di dalam kebun sawit itulah pelaku kemudian menyetubuhi anak kandung sembari mengancam akan membunuh korban jika tidak mau.
Merasa tertekan, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut kepada sang ibu.
"Setelah mengetahui kejadian yang dilakukan suaminya, sang ibu membuat laporan. Dari laporan dilakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti," terang Suwinto.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pelalawan untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Pelaku dijerat dengan Pasal 6 huruf (c) dan (b) Undang-undang Nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun.
Berita Terkait
-
Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun
-
Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?
-
Kapal Perempuan Soroti Aparat Belum Terapkan UU TPKS Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual
-
Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan
-
5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali
-
Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik
-
Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota
-
Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik