SuaraRiau.id - Pengerjaan perbaikan jalan nasional yang terban di Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) yang longsor masih di bawah 50 persen.
Diketahui, jalan utama yang menghubungkan Padang-Pekanbaru tersebut putus total karena banjir lahar dingin yang melanda Sumbar pada Sabtu (11/5/2024).
"Progresnya masih di bawah 50 persen karena itu jalan ini masih belum bisa dibuka untuk umum," kata Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar), Tabrani dikutip dari Antara, Kamis (23/5/2024).
Dia menjelaskan kondisi terkini, jalan yang semula putus total sekarang sudah dibuat baru. Hanya saja, saat ini masih berupa tanah atau belum beraspal, alat berat juga masih bekerja.
Ruas jalan itu masih membutuhkan pemadatan, pengaspalan, hingga pembuatan dinding pembatas, dan penahan jalan. Setelah itu tuntas, baru bisa dibuka untuk umum.
Tabrani berharap masyarakat terutama pengendara motor tidak memaksa untuk melintasi jalan yang masih dalam pengerjaan itu karena alat berat masih bekerja siang dan malam.
"Setiap harinya, siang dan malam ada 32 alat berat yang dikerahkan untuk mendukung percepatan proses perbaikan ruas jalan tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan proses perbaikan ruas jalan tersebut telah dilakukan pihaknya sejak Senin (13/5/2024) diitargetkan akan selesai dan bisa dilewati kembali tanggal 21 Juli 2024.
Sementara itu Gubernur Sumbar Mahyeldi juga mengimbau masyarakat untuk bisa bersabar hingga proses perbaikan selesai dilakukan.
Tabrani menyebut memaksa untuk melalui ruas jalan utama penghubung Padang dengan Pekanbaru itu akan menghambat proses perbaikan sehingga bisa molor dari target.
"Kita minta masyarakat ikut mendukung BPJN Sumbar yang telah semaksimal mungkin memperbaiki ruas jalan itu agar bisa selesai sesuai target," tegas dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog
-
Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang Jadi Alarm, Sosiolog UGM Soroti Bahaya Copycat Crime
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
-
Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Minyak Sawit Jadi Primadona Ekspor Riau, Tiongkok Peminat Terbesar
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Yuk Nikmati Promo di Berbagai Merchant Favorit di Pekanbaru