SuaraRiau.id - Kawasan Sitinjau Lauik, Jalan Padang-Solok, Sumatera Barat (Sumbar) longsor pada Selasa (7/5/2024) siang. Namun, jalur tersebut saat ini kembali lancar, Rabu (8/5/2024)
Sebelumnya, Jalan utama Padang-Solok sempat lumpuh total hingga 8 jam.
Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham mengatakan longsor terjadi pada Selasa (7/5/2024) siang sekitar pukul 14.00 WIB karena hujan lebat mengguyur di sekitar lokasi. Akibatnya badan jalan tertutup total.
Dia menyebut informasi sementara dua unit sepeda motor terdorong oleh material longsor hingga jatuh ke jurang di sisi jalan. Satu unit mobil juga terdorong material tetapi tidak sampai jatuh, namun posisinya sudah tergantung di pinggir jurang.
"Laporan terakhir ada dugaan korban akibat longsor yaitu pengendara motor. Namun hingga sekarang belum ada informasi korban ditemukan," ujarnya dikutip dari Antara.
Ilham menyebut Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar sudah melakukan pembersihan material sejak Selasa sore.
"Sekarang petugas masih bekerja. Namun karena material longsor diperkirakan menimbun badan jalan sepanjang 70 meter dengan ketinggian dua meter, diperkirakan arus lalu lintas baru bisa pulih sebagian sekitar pukul 22.00 WIB malam ini," katanya.
Selain membersihkan material longsor, tim gabungan yang turun ke lokasi juga terus melakukan pencarian terhadap korban yang diduga jatuh ke jurang di titik longsor.
Hingga saat ini kemacetan parah masih terjadi dari arah Solok ke Padang dan dari arah sebaliknya.
BPBD Sumbar mengimbau pengendara yang hendak ke Padang dari Solok dan sebaliknya untuk menggunakan jalur alternatif melalui Padang Panjang.
Berita Terkait
-
Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026
-
Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Spill Jam Tangan-Tas Branded Anggota DPRD Riau dan Istri, Nilainya Ratusan Juta
-
Hari Gajah Sedunia 2026, Domang 'si Selebriti' dan Eksistensi Gajah Nusantara
-
Sebanyak 2.665 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Riau Selama 2023-2025