SuaraRiau.id - Seorang pria berinisial TH (24) tega menghabisi nyawa temannya sendiri FR dengan cara yang sadis di tengah kebun sawit Desa Sungai Kuti, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (19/4/2024).
Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono mengungkapkan bahwa motif pembunuhan diduga lantaran perselisihan pembagian hasil penjualan brondolan sawit.
“FR diduga tidak membagi hasil secara adil, yang membuat TH merasa terpinggirkan dan akhirnya nekat melampiaskan kemarahan dengan tindakan keji tersebut” ucapnya, Minggu (21/4/2024)
AKBP Budi menyampaikan jika insiden pembunuhan berawal ketika FR dan TH berpapasan dengan seorang saksi berinisial SU.
Berdasarkan keterangan SU, kejadian bermula saat mereka bertiga hendak menuju warung, namun di tengah perjalanan, TH tiba-tiba menghentikan FR dengan golok di tangannya sambil berteriak meminta agar FR berhenti.
Tanpa diduga, TH mendekati FR dan dengan brutal melayangkan parangnya, mengenai wajah dan leher FR. Korban pun bersimbah darah tak berdaya terkapar.
Saksi yang melihat aksi kejahatan tersebut memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga dan tetangga korban.
Pelaku TH akhirnya ditangkap saat bersembunyi di rumah kakaknya, tanpa melakukan perlawanan terhadap petugas yang menangkapnya.
Bersama dengan penangkapan tersebut, polisi juga berhasil menyita parang yang digunakan untuk menghabisi nyawa FR.
Pelaku kini telah diamankan di Polsek Kunto Darussalam untuk mempertanggung jawabkan tindakannya. Ia dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, seumur hidup, atau bahkan hukuman mati.
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Mayat Bayi di Taman Sari, Warga: Awalnya Kayak Ada Bau Bangkai
-
Puan Desak Aparat Usut Dugaan Lahan Karhutla Dialihfungsikan Jadi Sawit
-
Tampang Pria Australia Pembunuh Ibu Dua Orang Anak Asal Indonesia di Melbourne
-
Lahan Bekas Karhutla Diduga Jadi Kebun Sawit, Puan Maharani Minta Diselidiki
-
Pembunuhan di Rumah Miring: Misteri Ruang Tertutup yang Menguji Logika
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis