SuaraRiau.id - Seorang petani di Rokan Hilir bernama Polma Saragih (39) ditemukan tewas mengenaskan dalam parit kebun sawit Dusun Siarang-arang, Kecamatan Pujud, Rokan Hilir (Rohil), Kamis (28/2/2024).
Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto menyatakan bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh penuh luka bacok dan kepalanya terbelah.
"Di sekujur tubuh mengalami luka bacok pada bagian siku kanan. Bagian kiri kepala terbelah menjadi dua bagian. Pada bagian punggung mengalami luka gores," katanya, Kamis (7/3/2024).
Kapolres Andrian menyampaikan kronologi kasus dugaan pembunuhan tersebut terungkap. Awalnya, Kamis (28/2/2024) sekitar pukul 14.00 WIB, korban pamit kepada tantenya untuk melihat kebun sawit di Dusun Siarang-arang yang sering dimasuki pencuri sawit (ninja sawit).
Namun, korban tak kunjung pulang ke rumah hingga akhirnya keluarga korban menyusul ke kebun hingga sore hari. Saat ke lokasi kebun, keluarga hanya menemukan sepeda motor dan saat korban juga tidak mengangkat saat ditelpon.
"Menurut tante korban, korban jika pergi ke ladang sudah pulang jam 16.30 WIB," sebut Andrian.
Akhirnya, keluarga korban bersama masyarakat setempat melakukan pencarian hingga malam hari. Jelang tengah malam sekitar pukul 23.00 WIB, warga menemukan korban di dalam parit.
Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya jasad korban dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum et repertum.
Polisi menduga kuat korban tewas karena dibunuh. Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
"Pelaku masih dikejar," terang Andrian. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Buku Berburu Rente: Potret Gelap Subsidi Pupuk dan Nasib Petani Indonesia
-
Nintendo Switch Disita, Viral Bocah 11 Tahun Tembak dan Bunuh Sang Ayah
-
Regulasi Terlalu Restriktif Dinilai Berpotensi Picu PHK, Petani Tembakau Ikut Terdampak
-
Petani Sawit Protes Penyitaan Kebun oleh Satgas PKH, Regulasi Diabaikan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Rabu 25 Februari 2026
-
Daftar Harga Sawit Mitra Plasma Riau Periode 25 Februari-3 Maret 2026
-
Viral Video Bocah di Pekanbaru Diduga Dipukuli Oknum Polisi
-
Tambahan 15 Ton Garam Semai untuk Operasi Hujan Buatan di Riau
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026