SuaraRiau.id - Tarif Tol Pekanbaru-Dumai segera mengalami kenaikan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang mengalami masa sulit karena harga kebutuhan bahan pokok yang melonjak.
Menurut Anggota Komisi I DPRD Riau Mardianto Manan seharusnya pemerintah tak menaikkan tarif tol saat harga bahan pokok sedang tinggi.
"Memang pemerintah sudah mengkalkulasikan dan menghitung (tarif) ini. Harusnya pemerintah jangan menaikkan di tengah kebutuhan ekonomi yang sedang sempit ini, dalam masa transisi ini agak riskan untuk menaikkan tarif tol," katanya dikutip dari Antara, Rabu (6/3/2024).
Mardianto menjelaskan jika ekonomi pemerintah saat ini juga sedang dalam masa transisi baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Dia menyebut apabila permintaan kenaikan datang dari pihak pengelola tol, harusnya pemerintah bisa mempertimbangkan kembali sebab izin kenaikan tarif jalan tol memang berada di tangan pemerintah pusat tepatnya Kementerian PUPR.
"Saya tidak tahu apakah pemerintah terintervensi oleh pengusaha atau pihak ketiga, makanya dinaikkan pada masa-masa ini. Makanya peran pemerintah harus ada pada pihak ketiga bisa mengatur harga," terang dia.
Diketahui, aturan kenaikan tarif tol tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri PUPR Nomor 415/2024 Tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Tol Pekanbaru-Dumai, yang diteken Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada 19 Februari 2024.
Kenaikan tarif tol naik sebesar Rp53.000 untuk kendaraan kecil, atau golongan I. Dari sebelumnya bagi kendaraan yang melintasi jalan tol dari Pekanbaru menuju Dumai atau sebaliknya sebesar Rp118.500, menjadi Rp171.500.Kemudian untuk kendaraan Golongan II sebesar Rp257.000, Golongan III Rp257.000, Golongan IV dan V Rp343 ribu.
Namun saat ini aturan tersebut masih belum diberlakukan, untuk jadwal pemberlakuan akan diinformasikan oleh PT Hutama Karya. (Antara)
Berita Terkait
-
Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga
-
Harga Cabai Rawit Merah Nyaris Tembus Rp60.000 Akhir Pekan Ini
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit
-
Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya
-
Jejak Herry Heryawan di Riau, Naik Pangkat saat Karhutla Masih Jadi Sorotan
-
Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi Empat Tahun Penjara
-
BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026