SuaraRiau.id - Warga di Dusun Mungkal, Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit dihebohkan dengan kabar masuknya tiga ekor harimau sumatera di pemukiman warga.
Bahkan, harimau tersebut sudah masuk ke dalam salah seorang rumah warga dan nyaris memangsa balita berusia 2,5 tahun.
Penghulu Kampung Adat Penyengat Abok Agustinus membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya, peristiwa itu terjadi pukul 22.30 WIB di Dusun 3 Sungai Mungkal, Kampung Penyengat.
"Harimau tersebut sudah masuk ke dalam rumah warga, bahkan sudah sempat menarik kaki seorang balita berusia 2,5 tahun," katanya kepada Suara.com, Rabu (21/2/2024).
Abok bersyukur balita tersebut selamat dari terkaman binatang buas tersebut. Meskipun korban terluka bagian telapak kaki lantaran cakaran harimau.
"Ada bagian telapak kaki terluka karena cakaran harimau. Tapi, Alhamdulillah balita tersebut selamat. Lukanya sedang diobati saat ini," sebutnya.
Abok mengungkapkan jika dirinya mendapat informasi adanya harimau memasuki rumah warga pada pukul 00.10 dini hari. Lalu, ia bersama warga dan aparat kepolisian bergegas ke lokasi.
"Ternyata soal harimau tersebut benar adanya, untuk jumlah harimau kabarnya ada tiga ekor," sebutnya.
Abok mengimbau agar warga tetap waspada pada malam hari dan tidak keluar atau mancing ke wilayah tersebut. Hal itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Warga untuk sementara diarahkan pada malam hari untuk berkumpul satu tempat sampai situasi aman," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Animal Rescue, Irwan Priyatna turut membenarkan soal harimau masuk ke dalam rumah warga. Disampaikannya, saat ini tim nya bersama BBKSDA sedang melakukan observasi di lapangan.
"Iya. Tim BBKSDA sedang ke lokasi TKP. Melakukan observasi lapangan untuk selanjutnya akan lakukan tindakan tindakan dan antisipasi sesuai protap BBKSDA," tegas Irwan.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
-
Harimau Sumatera Dievakuasi usai Masuk Ladang Warga
-
Sehari di Central Park Zoo, Momen Lucu Tak Terduga yang Memorable
-
Siswa SMP di Siak Tewas saat Ujian Praktik, Hasil Penyelidikan Polisi Dinanti
-
Terobsesi Belikan Pacar Motor, Pemuda di Siak Tega Gorok Leher Nenek Sendiri
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Karhutla Riau: Pasir Limau Kapas Padam, Rantau Bais, Sokoi dan Kandis Masih Membara
-
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
-
Belasan Gajah Liar Masuk Perkebunan, Warga Lapor Damkar Pekanbaru
-
Gempar Anak Bupati Positif Narkoba, Pengedar Etomidate Ditangkap di Pelalawan
-
Jembatan Danau Bingkuang Arah Pekanbaru ke Bangkinang Ditutup