SuaraRiau.id - Sekda Riau SF Hariyanto ditunjuk Mendagri Tito Karnavian sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Riau. Salinan surat Mendagri tersebut beredar di media sosial pada Senin (19/2/2024) sore.
Penunjukan ini seiring berakhirnya masa jabatan Edy Natar Nasution sebagai Gubernur Riau sisa masa jabatan periode 2019-2024, Selasa (20/2/2024).
Dalam Surat Mendagri Nomor: 100.2.1.3/871/SJ tertanggal 19 Februari 2024 itu mengatakan dalam ketentuan pasal 131 ayat (4) PP nomor 49 tahun 2008 ditegaskan bahwa dalam hal jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah terjadi kekosongan maka Sekda melaksanakan tugas sehari-hari sebagai kepala daerah.
"Berkenaan dengan hal tersebut, untuk menghindari terjadinya kekosongan pimpinan pemerintahan di Provinsi Riau, diminta kepada saudara Sekda Riau untuk melaksanakan tugas sebagai Gubernur Riau sampai dengan adanya kebijakan lebih lanjut dari pemerintah," demikian tertulis dalam surat itu.
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Riau, Jhon Armedi Pinem membenarkan adanya surat Mendagri dengan penunjukkan Sekda Riau.
"Iya, surat penunjukan Plh Gubernur Riau sudah keluar. Pak Sekda Riau sebagai Plh Gubernur Riau," ujarnya, Senin (19/2/2024).
Menurut Jhon, penunjukan Plh Gubernur tersebut untuk mengisi kekosongan pimpinan pemerintah di Riau karena pada Selasa (20/2/2024), Gubernur Edy Natar Nasution berakhir masa jabatannya.
"Makanya untuk mengisi kekosongan itu ditunjuk Plh Gubernur, sebab SK penunjukan Penjabat (Pj) Gubernur belum keluar," tegas dia.
Diketahui, sebelumnya Syamsuar mengajukan pengunduran diri dari jabatan Gubernur Riau. Ia mengundurkan diri karena mencalonkan jadi anggota legislatif DPR RI.
Sesuai aturan yang berlaku, karena Wakil Gubernur Riau Edy Natar tidak mengundurkan diri, maka Edy akan mengisi kekosongan jabatan Gubernur Riau sampai periode kepemimpinan Syamsuar-Edy berakhir.
Per Selasa (20/2/2024), masa jabatan Edy Natar sebagai Gubernur Riau pun berakhir dan diteruskan Plh hingga Pj Gubernur Riau ditunjuk Mendagri.
Berita Terkait
-
Awali Kunjungan di Aceh Timur, Kasatgas Tito Salat Subuh dan Serahkan Bantuan Kemasyarakatan
-
Lewat Surat Edaran, Mendagri Dorong Sinergi Daerah Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
-
Kasatgas Tito Pantau Langsung Pembersihan Lumpur Praja IPDN di Aceh Tamiang
-
Belajar dari Ricuh Pembagian Bantuan, Mendagri Minta Stok Pangan Sumatera Diamankan untuk 3 Bulan
-
Mendagri Ungkap Data Pascabencana: 29 Desa Hilang Diterjang Banjir dan Longsor di Sumatra
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
CEK FAKTA: Dana Rp100 T untuk Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Pekanbaru, Senin 23 Februari 2026
-
Kasus APK Palsu Jadi Alarm Bahaya Keamanan Digital
-
Pria asal Bengkalis Bawa 1 Kg Kokain Ditangkap di Jakarta
-
SF Hariyanto Sebut Kepesertaan JKN di Riau Capai 99,74 Persen