SuaraRiau.id - Pemkot Pekanbaru menggesa perbaikan jalan rusak dengan pengaspalan ulang atau overlay ruas jalan di wilayah itu pada tahun 2024 ini.
Hal tersebut dilakukan seiring 36 ruas Jalan Pekanbaru yang sudah beralih status menjadi tanggung jawab Pemprov Riau sesuai Surat Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS.7464/x/2023. Jalan Cipta Karya Pekanbaru merupakan salah satu jalan yang beralih jadi kewenangan provinsi.
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun mengungkapkan dengan adanya transisi ini diharapkan program yang sudah direncanakan oleh Pemko Pekanbaru seperti overlay bisa dilakukan oleh Pemprov Riau.
"Ada perpindahan kewenangan jalan dari Pemkot ke Pemprov Riau. Jadi kita ada sedikit transisi. Mau tidak mau kita tidak bisa laksanakan overlay (Jalan Cipta Karya). Saya akan mencoba berdiskusi dengan Sekda Provinsi, semoga ini ke depan bisa dilaksanakan oleh Pemprov Riau," ujar Muflihun dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Dirinya menyampaikan bahwa overlay jalan terus berlanjut hingga tahun 2024 ini. Apalagi APBD 2024 sudah disahkan lewat Paripurna Pekanbaru.
"Perbaikan jalan memang masih menjadi salah satu prioritas kami, ini tentunya kami butuh dukungan dari semua lapisan masyarakat," terang Muflihun.
Dia juga berharap dengan beralihnya status 36 ruas jalan Pekanbaru menjadi milik Pemprov Riau, bisa memudahkan dalam perbaikan jalan jalan rusak.
Dinas PUPR Pekanbaru telah melakukan pengaspalan ulang di beberapa ruas jalan. Sepanjang tahun 2023, ada 12 kilometer lebih atau 12.445 meter jalan yang telah dilakukan overlay. Ada 14 ruas jalan yang sudah diperbaiki selama tahun 2023 di antaranya, Jalan Parit Indah sepanjang 1.890 meter, Dahlia 1.428 meter, Pemuda 2.277 meter, Tanjung 813 meter, Firdaus 520 meter.
Kemudian, Jalan Suka Karya 1.840 meter, Delima 1.890 meter, Paus 467 meter, Rambutan 317 meter Inpres/Kartama 619 meter. Selanjutnya Jalan Teratai 50 meter, Melur 42 meter, Serayu 250 meter, dan Jenderal 42 meter.
Sementara itu, 36 Jalan Pekanbaru yang beralih menjadi milik Pemprov Riau yakni Jalan Arifin Ahmad, Yos Sudarso, SM Amin, Tuanku Tambusai, Akses Siak IV. Kemudian Jalan Jendral Sudirman, Soekarno-Hatta, HR Soebrantas, Simpang Pramuka-PT SIR, Naga Sakti-Melati.
Kemudian Jalan Riau, Riau Ujung, Datuk Setia Maharaja, Pesantren, Simpang Pesantren-Simpang Kayu Ara, Simpang Beringin-Maredan, Simpang Air Hitam-Sungai Sibam, Hangtuah, Iman Munandar, Simpang Hangtuah-Simpang Pesantren.
Selain itu, Jalan Sisingamangaraja, Sultan Syarif Kasim, M Dahlan, Diponegoro, Patimura, Gajah Mada, Cut Nyak Dien, Ahmad Yani, M Yamin, Juanda, Adi Sucipto, Kartama, Teropong, Cipta Karya Ujung, Cipta Karya, dan Imam Bonjol.
Tag
Berita Terkait
-
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Percepat Perbaikan Jalan Rusak saat Musim Kemarau
-
Viral Warga Kalteng Keluhkan Jalan Raya, Respons MC Dianggap Penjilat Bikin Muak
-
Ironi Sidoarjo: Rakyat Keluhkan Jalan Rusak, Pejabat Asyik Bukber Glamor
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jalan Berlubang di Jakarta, Siapa Bertanggung Jawab?
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah
-
ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru
-
Karhutla Riau Capai 20.691 Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Penyumbang Terbesar
-
Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor Unri Periode 2026-2030
-
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat