SuaraRiau.id - Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara (Sumut) Rokan Hilir tergenang banjir sejak beberapa hari terakhir. Hal ini membuat aktivitas lalu lintas di dekat Jembatan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih tersebut terganggu.
Selain genangan banjir, sejumlah lubang di jalan lintas tersebut juga menjadi salah satu penyebab harus berhati-hati.
Kasatlantas Polres Rokan Hilir Iptu Zahratul Aulia Harun turun langsung memasang penanda badan jalan dari botol bekas yang diberi scotlight.
"Pemasangan tanda di badan jalan itu dilakukan di lokasi banjir Jalan Lintas Riau-Sumut dekat Jembatan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih. Tujuannya, agar pengendara tidak terperosok ke lubang dan lalu lintas berjalan lancar," ujar Rara, Minggu (14/1/2024).
Dia juga menambal lubang di lokasi banjir yang menggenangi jalan lintas penghubung Riau-Sumatera Utara. Pemasangan tanda bahaya dan penambalan jalan berlubang itu dilakukan karena beberapa waktu lalu ada truk yang terbalik di lokasi tersebut.
Polwan Rara memanfaatkan botol bekas dijadikan sebagai penanda bahaya. Botol itu dipasangkan scotlight agar dapat dilihat oleh pengendara saat malam hari. Selain itu mengajak anggotanya mengajak warga sekitar untuk bersama-sama mengisi karung bekas dengan pasir.
"Penambalan jalan ini bertujuan untuk memperbaiki sementara kondisi jalan yang rusak akibat banjir. Sedangkan penanda bahaya dari botol bekas untuk memberitahu pengendara jalan mana yang dapat dilalui dengan aman," ungkapnya.
Rara berharap arus lalu lintas di jalan yang tergenang banjir tetap lancar.
"Kami berharap tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil di jalan lintas yang digenangi banjir," ucap Rara.
Polisi juga memberikan rompi untuk mengatur lalu lintas kepada relawan di lokasi banjir sebagai bentuk apresiasi.
Berita Terkait
-
Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh
-
PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang
-
Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
BRImo Kian Moncer, 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak
-
Puluhan Siswa SD di Dumai Diduga Keracunan MBG, SPPG Kena Suspend
-
Dari Teror Rentenir, Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga
-
Heboh Penampakan Harimau di Pasir Putih Kampar, Ini Kata BBKSDA Riau