SuaraRiau.id - Laga pekan kedua babak play-off degradasi PSPS Riau versus Nusantara United diprediksi bakal sengit di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru, Kamis (10/1/2024).
PSPS Riau wajib mengamankan poin di kandangnya dari amukan Macan Dahan Borneo julukan Nusantara United jika ingin tetap di Liga 2.
Jika menang, PSPS Riau menjadi pemuncak klasemen dan Nusantara United akan turun ke posisi kedua. Namun jika kalah, PSPS bisa terlempar ke zona berbahaya dan peluang untuk tetap bertahan di Liga 2 akan sangat sulit.
Saat ini, PSPS Riau berada di posisi kedua grup B dengan catatan satu poin. Sementara Nusantara United berada puncak klasemen dengan catatan 3 poin.
Di posisi ketiga ada Persikab Bandung yang juga mengantongi 1 poin dan PSPS Deli Serdang paling buncit tanpa poin.
Pelatih PSPS Riau, Ridwan Saragih mengaku sudah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi pemain anak asuh Salahuddin terkhusus mengantisipasi penyerang haus gol Matheus Silva.
Sehari jelang kick-off, Ridwan Saragih mengaku dan percaya anak asuhnya memiliki kualitas dan semangat juang yang tinggi.
"Kami sudah bertekad saat menjamu Nusantara United bisa menghasilkan hasil terbaik poin penuh. Mohon doanya dari pecinta PSPS Riau agar kami bisa mengamkan laga kandang pertama ini," katanya.
Coach Ridwan juga menjelaskan bahwa saat laga nanti Askar Bertuah dipastikan tidak akan diperkuat Bruno Silva dan Andika Kurniawan.
"Ralat, ada 2 pemain yang sedah proses pemulihan cidera yaitu Afiful Huda dan Hari Habrian. Saat ini masih menunggu hasil dokter. Semoga besok bisa bermain dan Semoga laga nanti cuaca cerah sehingga game plan kita berjalan maksimal," pungkasnya.
Di tempat yang sama, Supardi Nasir yang juga kapten tim PSPS Riau mengaku ia dan rekan-rekan sudah bertekad tampil all out hingga menit akhir. Pasalnya laga nanti adalah pertandingan yang sangat penting untuk poin penuh.
"Mohon dukungan dari suporter dan masyarakat Riau agar tim dapat memberikan hasil maksimal dan meraih poin penuh nantinya," jelasnya Ridwan Saragih.
Sementara itu Pelatih Kepala Nusantara United, Salahuddin kepada awak media di Pekanbaru mengaku bahwa ia dan anak asuhnya sangat antusias menghadapi PSPS Riau.
"Saya percaya, modal 3 poin kemaren dikandang akan menjadi modal besar bagi anak asuhnya. Ini menjadi bukti bahwa pemain punya kualitas dan potensi yang terus berkembang," katanya
Meski menang 7-3 atas PSDS Deli Serdang Salahuddin mengaku bahwa masih banyak yang perlu dievaluasi.
Tag
Berita Terkait
-
Insiden Horor Liga 2: Pemain Persikad Gegar Otak, PSSI Minta Komdis Bertindak Tegas
-
Kronologis Intimidasi Suporter Terhadap Pelatih PSPS Pekanbaru dan Kurniawan Dwi Yulianto
-
Kurniawan Dwi Yulianto Diintimidasi Suporter, APSSI Pasang Badan
-
Kurniawan Blak-blakan Pilih Tinggalkan Como demi Gabung Klub Liga 2 Indonesia
-
Iki Jeporo! Persijap Raih Tiket Terakhir Promosi Liga 1 2025/2026
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Dari Desa Pesisir ke Panggung Nasional, Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
-
BRI Cetak Prestasi Lewat Penghargaan Domestik Dealer Utama 2025
-
Spesifikasi dan Harga POCO F8 Terbaru di Blibli
-
Inilah Kisah Sukses Desa Pajambon Lewat Program Desa BRILiaN Karya BRI
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, Inilah Komitmen Berkelanjutan BRI