SuaraRiau.id - PSPS Riau dipastikan tidak akan diperkuat 3 pilarnya saat menghadapi Nusantara United pada laga kandang perdana babak play-off degradasi Liga 2 di Stadion Kaharuddin Nasution, Kamis (11/1/2024) sore.
Kabar tak mengenakan itu dibenarkan Pelatih PSPS Riau, Ridwan Saragih yang merincikan, satu pemain mengalami cidera dan 2 terkena akumulasi.
"Ada tiga pemain yang tak bisa memperkuat PSPS Riau nanti, mereka adalah Hari Habrian yang saat ini mengalami cidera, Bruno Silva dan Andika Kurniawan dihukum karena akumulasi kartu," ungkap Ridwan.
Meski demikian, Ridwan mengaku bahwa sudah tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut.
Ridwan mengklaim saat ini hanya fokus pada persiapan dan soal pemain ia sudah mempersiakan penggantinya.
PSPS Riau dan Nusantara United saat ini sama-sama memiliki modal besar untuk meraih kemenangan. Askar Bertuah yang berstatus tuan rumah memiliki motivasi untuk meraih tiga poin demi menjaga peluang bertahan di Liga 2.
Sementara itu, Nusantara United sebagai pemuncak klasemen grup B juga dalam peforma positif usai menang besar atas PSDS Deli Serdang.
Sebelumnya, Suara.com memberitakan PSPS Riau harus puas bermain imbang 1-1 dengan Persikab Bandung dilaga pembauka. Sementara itu, Nusantara United berhasil meraih kemenangan telak 7-3 atas PSDS Deli Serdang.
Laga PSPS Riau vs Nusantara United akan menjadi laga yang menarik untuk disaksikan. Kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar untuk meraih kemenangan.
Saat ini, PSPS Riau berada diposisi 2 klasemen sementara dengan catatan 1 poin. Sementara Nusantara United memuncaki klasemen dengan 3 poin
Mengarungi babak play-off degradasi tim berjuluk Askar Bertuah itu diperkuat sebanyak 27 pemain. Jumlah itu dikonfirmasi Sekretaris PSPS Riau, Muhammad Teza Taufik, Senin (8/1/2024).
Teza menjelaskan, saat ini PSPS Riau memiliki tiga penjaga gawang yaitu Ismail Hanafi, Erlangga Setyo Dwi dan Jefri Wibowo.
"Untuk pemain bertahan yaitu M. Andika Kurniawan, Afiful Huda, M. Mukhlis, Supardi Nasir, Eriyanto, Syahrul Mustof, Fava Sheva, Fadilah Nur Rahman, Zahran Fayyadh dan Yohanes Kandaimu," kata Teza.
Lebih lanjut, Teza menjelaskan bahwa PSPS Riau saat ini masih diperkuat 11 pemain tengah dan tiga penyerang. Dua dari jumlah itu berstatus pemain asing.
"Pemain tengah ada Omid Popalzay, Tegar Hening Pangestu, Hari Habrian, Yuda Risky Irawan, Putra Chaniago, Yudhi Adytia Tile, Firman Septian, Asir Asiz, Takwir Rahman, Sandika Pratama dan Ignasius Abelard Tegar. Ada 3 pemain depan yaitu Bruno Silva, Dama Indriyana dan Chris Robert Rumbiak," tegas dia.
Tag
Berita Terkait
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Blusukan ke Liga 2, Inilah 3 Berlian Tersembunyi yang Bisa Dilirik John Herdman
-
John Herdman 'Blusukan' ke Liga 2, Berencana Orbitkan Pemain Baru?
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Ada Tembakan, Oknum Polisi di Rupat Diduga Aniaya 9 Warga Termasuk Anak-anak
-
Gempar Kabar Napi Pekanbaru Disiksa di Lapas dan Diperas Puluhan Juta
-
BRI Bekali PMI dengan Skill Bisnis, Dorong Terciptanya Peluang Usaha Baru
-
Sebut MBG Bikin Pemasukan Daerah Rendah, SF Hariyanto Kena Sentil Partai Prabowo
-
Menyusuri Lorong Qianmen Beijing, Kawasan Tua yang Andalkan Tradisi Musyawarah