SuaraRiau.id - Sebanyak 11 pengungsi Rohingya diamankan pihak berwajib setelah sebelumnya ditemukan warga di Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai Dumai, Selasa (2/1/2024) kemarin.
Wali Kota Dumai Paisal menjelaskan bahwa tempat penampungan imigran Rohingya menjadi kewenangan Pemprov Riau.
"Kami kembalikan ke Pemprov Riau. Alhamdulillah teman-teman dari Polres dan Imigrasi sangat sigap dan sangat kita apresiasi gerak cepat ini. Kami meminta aparatur di Kelurahan dan RT untuk memantau situasi lingkungan sekitar, terutama yang memiliki pelabuhan pelabuhan kecil," kata Paisal, Rabu (3/1/2024).
Menurut Wali Kota, saat ini Polres Dumai dan pihak Imigrasi setempat sedang memproses pelimpahan ke Imigrasi Riau.
Paisal mengimbau untuk memperketat pengawasan pelabuhan kecil ini. Hal tersebut sebagai upaya mempersempit ruang masuk bagi warga Rohingya.
Diketahui sebelumnya, 11 pengungsi Rohingya terpantau pertama kali oleh warga di Kelurahan Pelintung, Selasa malam. Penemuan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Polsek Medang Kampai Polres Dumai.
Warga Rohingya tersebut ditemukan di dua lokasi, yaitu 3 orang di Bengkel Aripin Jalan Arifin Ahmad RT 04 dan 8 pengungsi di rumah Opung Jalan Arifin Ahmad RT 08 Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai.
Untuk kepentingan pengusutan lebih lanjut, 11 pengungsi Rohingya ini kemudian dibawa Ke Polsek Medang Kampai. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa mereka datang dengan berjalan kaki ke rumah warga di lokasi pertama untuk meminta makan.
Sedangkan di lokasi kedua, 8 pengungsi Rohingya juga mencari makanan ke rumah masyarakat, namun berjalan kaki dan diimbau warga yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Medang Kampai.
Saat ini 11 warga Rohingya dititipkan di penginapan Imigrasi Dumai setelah menerima pelimpahan dari Polres Dumai. (Antara)
Berita Terkait
-
Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan
-
Konjen RI Respon Kabar Proyek Jembatan Indonesia-Malaysia: Sudah Ada Komunikasi
-
Proyek Jembatan Malaysia-Indonesia via Dumai, Melaka Dikabarkan Siap Uji Kelayakan
-
Aceh Kembali Tampung Rohingya: Shelter Baru untuk 92 Imigran di Lhokseumawe
-
Bukan Kali Pertama: Kilang Minyak Dumai Kembali Terbakar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar