SuaraRiau.id - Sejumlah wilayah di Riau termasuk Pekanbaru diterpa bencana banjir beberapa waktu belakangan ini. Apalagi, daerah berjuluk Kota Bertuah tersebut digenangi air setiap kali diguyur hujan.
Tak cuma jalanaan, pemukiman pun ikut terdampak banjir. Terkait banjir di sejumlah titik di Pekanbaru, BPDB wilayah ini meningkatkan kesiagaan dan pemantauan serta melakukan koordinasi dengan dinas terkait.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan dan melaporkan terjadinya banjir dapat menghubungi call centre BPBD di nomor 08117651464.
"Masyarakat diimbau untuk dapat melakukan pengaduan bencana melalui call centre BPBD Pekanbaru dengan menghubungi 08117651464. Masyarakat dapat melaporkan bencana melalui call centre tersebut," kata Kepala BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra, Jumat (29/12/2023).
Dia menyampaikan, BPBD Pekanbaru juga sudah melakukan koordinasi bersama dinas terkait hingga provinsi untuk mengatasi banjir.
"Kami BPBD bersama dinas terkait sudah melakukan koordinasi internal. Selain itu kami juga melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi," ungkap Zarman.
Ia menuturkan, BPBD Pekanbaru berkoordinasi dengan Dinas PUPR dalam antisipasi banjir dengan melakukan normalisasi sungai. Dinas terkait juga telah melakukan normalisasi sejak beberapa waktu lalu.
"Mereka normalisasi di titik-titik yang rawan, dan alhamdulillah pasca hujan belum ada laporan banjir. Karena sudah kita lakukan antisipasi pengerukan sungai, Alhamdulillah tidak banjir lagi di daerah rawan banjir," terang Zarman.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk bisa menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat bisa membersihkan parit lingkungan yang tersumbat guna antisipasi banjir.
Berita Terkait
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
Jalur Darat Terputus Total, Helikopter Jadi Tumpuan Evakuasi Korban Banjir Bandang Nepal
-
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Tembus 390 Jiwa, 1.400 Orang Hilang
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah
-
Karhutla Gambut Ancam Permukiman Warga di Tembilahan
-
Akses Masuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan ke Pintu Bypass
-
Kuansing Status Siaga Darurat Bencana Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Laporan SF Hariyanto: Kasus ISPA Akibat Karhutla di Riau Bisa Ditangani