SuaraRiau.id - PSPS Riau dikabarkan memecat tiga pemainnya yakni Ilham Fhatoni, Fadau dan Sherdy Rocky.
Pelatih PSPS Riau, Ridwan Saragih mengungkapkan bahwa evaluasi dilakukan itu untuk menambah motivasi pemain lain bahwasanya tidak ada yang aman berada di PSPS.
Karena, menurutnya, orang yang berada di PSPS Riau adalah orang yang benar-benar berjuang.
Ridwan menyampaikan bahwa Ilham Fhatoni dievaluasi lantaran saat ini tengah mengalami cidera sehingga proses penyembuhannya membutuhkan waktu selama dua bulan sehingga diputuskan evaluasi.
"Kemudian, ada Fadau, alasannya karena belum dapat kesempatan menit bermain. Tetapi kita sudah coba di beberapa uji coba di Medan kemarin. Dari sana kita lihat dan diambil keputusan dilakukan evaluasi," katanya, Kamis (27/12/2023).
Selanjutnya Sherdy Rocky, setelah dilakukan dua uji coba di Medan, dilihat tidak ada progress-nya lalu diputuskan dilakukan evaluasi.
"Jadi total pemain PSPS Riau saat ini berjumlah 28 pemain dari 31 pemain," sebut Ridwan.
Sementara untuk persiapan babak play off degradasi, klub berjuluk Askar Bertuah itu telah melakukan persiapan lebih intens lagi dengan latihan pagi dan sore hari.
"Saat ini kita tengah giat latihan fisik, taktikal dan semua kita mainkan untuk persiapan anak-anak menjalani babak play off degradasi yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 6 Januari 2024 mendatang," tegas Ridwan.
Berita Terkait
-
Insiden Horor Liga 2: Pemain Persikad Gegar Otak, PSSI Minta Komdis Bertindak Tegas
-
Kronologis Intimidasi Suporter Terhadap Pelatih PSPS Pekanbaru dan Kurniawan Dwi Yulianto
-
Kurniawan Dwi Yulianto Diintimidasi Suporter, APSSI Pasang Badan
-
Kurniawan Blak-blakan Pilih Tinggalkan Como demi Gabung Klub Liga 2 Indonesia
-
Iki Jeporo! Persijap Raih Tiket Terakhir Promosi Liga 1 2025/2026
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob
-
Sadisnya Anggota Polisi Riau, Habisi Nyawa Ibu Kandung di Siak
-
Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher
-
DBH Merosot 57 Persen, Transfer Pusat ke Daerah Riau Turun
-
Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi