SuaraRiau.id - Banjir biasanya dianggap sebagai musibah bagi warga. Namun lain halnya dengan banjir di daerah yang satu ini.
Banjir ini terjadi di salah satu desa di Indragiri Hulu.Melalui unggahan @kabarnegri Senin (25/12/2023), tampak banjir menggenangi jalanan dan kebun sawit di sisinya.
Namun, tak disebutkan dimana persisnya desa yang mengalami banjir tersebut.
Video viral tersebut diunggah dengan lagu yang terdengar riang, seolah menggugah untuk ikut menikmati suasana. Terlihat genangan air banjir yang tampak seperti danau berwarna coklat.
Sejumlah warga tampak sangat menikmati genangan air. Beberapa anak tampak melompat ke dalam genangan air, seperti hendak berenang dan menyelam di sungai.
Tak hanya anak-anak, warga yang berlibur di danau dadakan tersebut juga terdiri dari orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan. Mereka tampak duduk di aspal jalanan yang tergenang dan menjulurkan kaki ke tepi jalan yang genangannya lebih dalam.
Tak hanya itu, suasana liburan ini juga diwarnai oleh sejumlah pedagang. Baik pedagang telur gulung, sate, minuman, dan jajanan lainnya.
Arus air yang lumayan deras dari satu sisi jalan ke sisi lainnya juga menjadi daya tarik sendiri bagi warga. Mereka tampak menikmatinya seperti tengah berada di tepi pantai.
Sesekali, tampak juga mobil yang melintasi jalanan aspal yang menjadi lokasi wisata dadakan tersebut. Saat ada kendaraan yang melintas, para warga langsung menepi dan memberikan jalan bagi pengendara.
Unggahan ini juga menarik perhatian dari warganet. Salah seorang warganet dengan akun @shi*** menyebut hal ini terjadi karena minimnya tempat wisata alam di Riau.
"Krna d Riau ini langka yg namanya wisata alam, yg ada wisata buatan," tulisnya di kolom komentar.
"Cocok juga tu utk jual pop mie bakso bakarnya SDH ada, intinya all bersyukur meski sedang di terpa musibah," timpal @rir***.
"Kalau di pekanbaru udah di jadiin lahan parkir oleh dinas terkait awokwok," kata @end***.
Selain itu, ada juga warganet yang mengingatkan agar berhati-hati dengan satwa liar seperti ular. Hal ini disampaikan @def***.
"itu lahan sawit? gak ada ular besarnya wee? iiii ga gakut," ujarnya.
Berita Terkait
-
Mengapa Desa Pulu Memilih Sereh Wangi untuk Memulihkan Lahan yang Rusak Akibat Banjir?
-
Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Proyek Rp1,4 Triliun untuk Pangan dan Air Baku
-
Mengapa Penebangan Hutan Bisa Membuat Banjir Semakin Sering Terjadi?
-
Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim
-
Hamparan Eceng Gondok Selimuti Kali Blencong di Bekasi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
MPLS di Pekanbaru Sudah Dimulai, Diharapkan Tak Ada Aksi Perundungan
-
KPK Masih Dalami Jumlah Pasti Uang Amplop Bupati Kuansing untuk Raja Juli
-
Mengabadikan Momen di Taman Yiheyuan, Pusat Politik dan Ibadah Kaisar Dinasti Qing
-
Karyawan di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau saat Cari Sinyal HP
-
Polda Riau Resmi Ganti Dua Pejabat Utama dan 4 Kapolres