SuaraRiau.id - Polda Riau mengumpulkan seluruh Kasat Reskrim yang bertugas di Polres atau Polresta wilayah hukumnya.
Direskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan mengungkapkan jika momen itu untuk menyamakan persepsi terkait penegakan hukum dalam menindak peristiwa pidana Pemilu 2024.
"Kami ingin menyamakan presepsi bagaimana nanti penindakan terhadap sebuah peristiwa pidana Pemilu," ujarnya, Senin (25/12/2023).
Asep mengungkapkan apabila nantinya terjadi dugaan pelanggaran Pemilu akan diproses pihak Sentra Gakkumdu terlebih dahulu. Lalu akan dilakukan penyelidikan jika didapati adanya unsur pidana umum terkait Kepemiluan.
Sejak dugaan pelanggaran dilaporkan masyarakat akan ada waktu untuk klarifikasi yang dilakukan pihak Bawaslu. Rentang waktunya tujuh hari.
"Waktunya seminggu," sebutnya.
Lebih lanjut, Polda Riau juga tetap menjalankan proses pemberkasan terhadap dugaan pelanggaran.
Asep membeberkan dalam pertemuan itu, meminta seluruh jajarannya untuk mengedepankan edukasi kepada masyarakat. Kasat Reskrim diminta selalu aktif mengajak warga agar Pemilu 2024 bisa berjalan aman dan damai.
"Kita ingin Pemilu saat ini dapat berjalan aman, damai dan tenteram," tegas dia.
Berita Terkait
-
Kaesang Masuk 'Kandang Banteng' di 2029: Siapa Lebih Kuat, Figur Jokowi atau Mesin PDIP?
-
Belajar dari Pemilu: Kualitas Calon Pemimpin Tak Boleh Jadi Kompromi
-
Bukan Partai Titipan Atas! PGR Daftar Kemenkum Usai Berjuang Keluar Masuk Kelurahan Bertahun-tahun
-
Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan
-
Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Harimau di Indragiri Hilir Bikin Resah, BBKSDA Riau Pantau dengan Drone
-
5 Rekomendasi City Car 50 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Murah tapi Bandel
-
Pengobatan 'Nikah Batin', Kakek di Inhu Cabuli Wanita Bersuami Berulang Kali
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Beli Sofa melalui TikTok, Warga Pekanbaru Tertipu Rp300 Juta