SuaraRiau.id - Pendakwah Gus Miftah diserang netizen gara-gara ikut mengomentari soal etika calon presiden Anies Baswedan. Perlu diketahui Gus Miftah adalah pendukung capres Prabowo Subianto.
Pernyataan Gus Miftah yang menyoal etika Anies Baswedan ini disampaikan saat bertemu para kiai kampung se karisidenan Kediri di Pondok Pesantren Al Kamal Kunir, Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, Jumat (15/12/2023).
“Coba lebih tidak beretika mana, ketika Mas Prabowo menerima putusan MK dengan menjadikan Mas Gibran sebagai Cawapres, dengan majunya Mas Anies sebagai Capres yang dulu beliau jadi Gubernur diangkat oleh Pak Prabowo mengeluarkan uang ratusan miliar kemudian Mas Anies berjanji tidak akan maju sebagai Presiden kalau Pak Prabowo sebagai Presiden,” kata Gus Miftah.
Pernyataan Gus Miftah ini dianggap menyerang Anies Baswedan. Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji ini membantah hal itu. Ia mengatakan, pernyataan itu keluar karena menjawab pertanyaan para kiai tentang etika saat debat capres.
Gus Miftah mengaku hubungannya dengan Anies Baswedan sejauh ini baik. Bahkan mereka masih saling mengirim pesan lewat aplikasi WhatsApp (WA).
Gara-gara pernyataannya itu, sejumlah netizen menyerang Gus Miftah dengan menyebarkan video Gus Miftah saat makan bersama sejumlah rekannya.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat Gus Miftah mengangkat kaki kanannya saat makan di meja makan. Sementara di hadapannya ada sejumlah orang.
Cara makan Gus Miftah mengangkat kaki ketika makan bersama orang lain ini dianggap tidak beretika. Gus Miftah disebut tidak memiliki adab.
"Adab dan etika itu gk bs dibeli pake apapun Adab dan etika itu common sense yg hadir dari ahlak dan budi pekerti," tulis akun @_BungHerwin di platform X.
Baca Juga: Viral Pukulan Petir Mega Bikin Pemain Lawan Tumbang, Netizen: Rasanya Kaya Diseruduk Banteng
Video ini menimbulkan pro kontra di kalangan netizen. Ada yang setuju menganggap Gus Miftah tidak memiliki etika saat makan.
Namun ada juga netizen yang memberikan pembelaan. Menurut netizen, cara makan Gus Miftah sambil mengangkat kaki kanan itu sesuai Sunah Nabi Muhammad SAW.
Dalam salah satu video ceramah Buya Yahya disampaikan bahwa cara makan dengan mengangkat kaki kanan bukan diambil dari hadis Nabi Muhammad SAW tapi dari penjelasan Ibnu Hajar Al Asqalani dalam syarah Bukhari.
Dikutip dari website PCNU Ponorogo ditulis bahwa Imam Bukhari pernah meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Juhaifah radhiyallahu’anhu. Beliau berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,
“Aku tidak makan sambil duduk itka’.”
Imam Nawawi berkata bahwa makna hadits di atas, ‘Aku tidaklah makan makanan seperti orang yang ingin banyak makan lalu dia mengambil posisi duduk yang nyaman. Namun aku duduk seperti orang yang akan bangkit serta makan sedikit.” (Syarh Muslim).
Berita Terkait
-
Viral Pukulan Petir Mega Bikin Pemain Lawan Tumbang, Netizen: Rasanya Kaya Diseruduk Banteng
-
Masinton PDIP Diduga Kembali Sindir Gibran Rakabuming: Asam Sulfat + Belimbing Sayur = Baling
-
Viral Video Sejoli Ciuman di Kafe di Malang, Netizen: Dunia Milik Berdua
-
Warga Tangerang Dianiaya Pemain Sepak Bola Naturalisasi, Gendang Telinga Korban Pecah
-
Viral Pemain Sepak Bola Arogan Aniaya Orang di Tangerang, Netizen: Songong Amat
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Harga Sawit Riau Terus Meroket, Nyaris Rp4.000 per Kilogram
-
Padamkan Karhutla Riau, Manggala Agni Kesulitan Dapatkan Sumber Air
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas