SuaraRiau.id - Calon Presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan melakukan kampanye di Pekanbaru pada Rabu (13/12/2023). Kedatangan mantan Gubernur Jakarta itu langsung disambut antusias ratusan masyarakat.
Anies Baswedan mengunjungi kawasan Kampung Bata di Jalan Budi Agung, Kecamatan Tenayanraya yang merupakan perkampungan terpinggir dengan banyak persoalan sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan yang terjadi.
Bertemu dengan masyarakat, Anies nampak santai dengan mengenakan kaos bertuliskan programnya yakni Bansos plus Amin.
Pada momen tersebut, perwakilan masyarakat Damrizal menyampaikan aspirasinya langsung kepada Anies terkait jalan rusak sepanjang 500 meter yang jika hujan deras jalan itu tidak bisa dilalui.
"Beginilah yang kami rasakan di sini, Pak. Jalannya rusak, kalau hujan deras sudah tidak bisa jalannya dilalui. Selain itu, air sumur kami kuning. Jangankan untuk minum, kami nyuci baju sekolah anak yang warnanya putih lama-lama jadi kuning," ungkapnya dikutip dari Antara, Rabu (13/12/2023).
Sementara warga lain bernama Lisa yang merupakan ibu rumah tangga menyampaikan keluhan masalah pendidikan. Lisa curhat suaminya berprofesi sebagai sopir mengeluhkan kesulitan untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri karena sistem zonasi yang diterapkan.
Dengan terpaksa, Lisa harus memasukkan anaknya di sekolah swasta yang biayanya sangat mahal.
Anies Baswedan menanggapi hal tersebut dengan mengatakan bahwa aspirasi yang disampaikan warga sejalan dengan program yang dimiliki di antaranya pembangunan daerah tertinggal harus menjadi program prioritas.
"Kami mendengar keluhan yang disampaikan, ini salah satu perhatian kita bahwa daerah yang memiliki ketertinggalan harus jadi prioritas, pembangunan infrastruktur dasar seperti air bersih, kebutuhan pangan, papan, infrastruktur jalan," kata dia.
Dia mengatakan program ini sudah dilakukannya saat menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Menurutnya dengan pengalaman yang dimiliki pembenahan di seluruh kawasan akan lebih mudah dilakukan jika dia terpilih nanti
"Ini sudah dikerjakan saat saya menjabat di Jakarta. Kampung dibagusin anggaran nanti dinaikkin dipastikan puskesmas posyandu aktif. Kita punya semangat untuk membangun kampung tanpa harus menggusur," ucapnya.
Saat berkunjung Anies melalui ruas jalan yang hancur. Dia juga sempat mengunjungi salah satu rumah milik seorang buruh yang kondisinya memprihatinkan dan tidak layak dan juga melihat kondisi sumur yang airnya berwarna kuning. (Antara)
Berita Terkait
-
Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu Akibat Kabut Asap, 12 Pesawat Delay
-
Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
-
Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru
-
Adik Prabowo Akui Dana Kampanye Politik Bersumber dari Sektor Migas
-
Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla
-
Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir
-
Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho
-
Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah