SuaraRiau.id - Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oknum Polresta Pekanbaru kini tengah ditangani Propam Polda Riau.
Oknum polisi Brigadir RRS menjalani perpanjangan penahanan di Polda Riau hingga 22 Desember mendatang.
Korban, istri Brigadir RRS bernama Yuni mengaku sering mendapat teror dan ancaman setelah melaporkan sang suami ke Polda Riau.
"Sejak saya melaporkan si Brigadir RRS, banyak nomor-nomor baru masuk ke HP saya meminta laporan dicabut di Polda Riau,” katanya kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (13/12/2023).
Menurut Yuni, nomor tak dikenal mengirimkan pesan yang memintanya untuk tidak memperpanjang kasus KDRT tersebut dan diselesaikan dengan cara damai.
Dia juga mengaku sudah tiga kali didatangi pihak keluarga Brigadir RRS yang membujuknya untuk berdamai dan meminta mencabut laporan di Polda Riau.
Meski begitu, hal itu tidak menyurutkan langkah Yuni untuk menyelesaikan kasus ini secara hukum. Ia ingin Brigadir RRS dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Lebih lanjut, Ibu Bhayangkari ini berharap tidak terjadi hal-hal yang buruk di tengah berjalannya kasus ini. Apalagi, kasus ini sudah viral di media sosial.
Yuni pun menyampaikan jika KDRT yang dialaminya bukan kali pertama, namun kekerasan fisik diterima juga sebelum menikah dengan Brigadir RRS.
"Tapi trauma dan rasa sakit yang saya alami serta dukungan berbagai pihak, membuat saya ingin agar si RRS mendapatkan hukuman atas perbuatannya," tegas dia.
Berita Terkait
-
Terungkap! Korban Dugaan Penyiksaan Polisi Aktif Resmi Lapor ke Bareskrim, Kondisinya Jadi Sorotan
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Prabowo Anugerahi Polda Riau Nugraha Sakanti, Tekankan Transformasi Besar Polri
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Abdul Wahid Dituntut Lebih Berat, Jaksa KPK Beberkan Alasannya
-
Program AURA BRI Peduli Perkuat Usaha Kelompok Wanita Pengolah Pala di Bogor
-
Suhardiman Amby Kasih Amplop ke Raja Juli, Ketua DPRD Kuansing Pengepul Uangnya
-
Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli Disebut Berisi 12.000 Dolar Singapura
-
Kasus Suap Suhardiman Amby: KPK Sita 12.000 Dolar Singapura Ketua DPRD Kuansing