SuaraRiau.id - Jalan Desa Pekan Tua, Kelurahan Bayas Jaya, Kecamatan Kempas Jaya, Indragiri Hilir kembali rusak parah akibat air pasang dan ombak.
Dilansir dari akun media sosial @viralpekanbaru, Senin (27/11/2023), jalanan ini sempat ditimbun dan material kembali terbawa ombak dan air pasang.
Akun tersebut mengunggah dua video kondisi jalan putus di Desa Pekan Tua tersebut. Unggahan pertama saat kondisi hujan, dan unggahan kedua setelah hujan.
Pada unggahan saat hujan, air yang cukup dalam menggenangi jalan yang putus. Tampak beberapa kendaraan yang terpaksa melintasi jalanan itu. Terlihat juga beberapa warga yang mengarahkan kendaraan-kendaraan yang melintas.
Kondisi ini mengakibatkan macet di kedua sisi jalan, lantaran jalanan yang hanya bisa dilalui kendaraan satu per satu.
Pada unggahan kedua, terlihat sebuah truk bermuatan kelapa sawit yang harus melintasi jalanan yang sama. Terlihat pengemudi cukup lama mempertimbangkan manuver.
Akhirnya, truk dengan muatan yang sangat penuh ini berhasil melintasi jalan tersebut, meski sempat oleng lantaran permukaan aspal yang cukup tinggi.
"Semoga jalan ini bisa ditangani dengan baik, mengingat jalan ini merupakan akses masyarakat untuk keluar masuk," tulis pengunggah di kolom caption.
Sejumlah warganet mengaku hal ini sudah biasa terjadi di ruas jalan yang dimaksud. Salah satunya disampaikan oleh @mas***.
"sdh gak aneh bang....desa pekan tua," ujarnya.
"Ini mmg penyakit lama.. Dr dulu cuma ditimbun2 aja padahal udah jelas dekat sama bibir sungai," timpal @hen***.
Warganet dengan akun @ban*** menyebut bahwa jalanan yang dimaksud berada di tepi sungai Indragiri dan merupakan jalan satu-satunya menuju Kota Tembilahan.
"Jalanan ini kecil dipinggir sungai Indragiri. Kendaraan bertonase besar, truk BBM dll. Ditambah perawatan jalan yg kurang dari pihak kabupaten ikut menjadi perhatian kita semua. Jalanan ini merupakan akses satu2nya menuju tembilahan semoga cepat diperbaiki," tulisnya di kolom komentar.
Kontributor : Anggun Alifah
Berita Terkait
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Ulasan Toko yang Buka di Kala Hujan: Novel Bestseller di Koreayang Mengajarkan Arti Kebahagiaan
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau
-
Berawal dari 200 Kilogram, Usaha Gula Merah Rosidah Kini Tembus 500 Kilogram per Hari
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Harimau di Indragiri Hilir Bikin Resah, BBKSDA Riau Pantau dengan Drone