SuaraRiau.id - Artis transgender Lucinta Luna mendadak menjadi sorotan lantaran ditolak kehadirannya oleh organisasi masyarakat (ormas) di Pekanbaru.
Diketahui, Lucinta Luna menjadi bintang tamu dalam grand opening klinik operasi plastik, Omoni Clinic yang diselenggarakan di hotel berbintang Pekanbaru.
Terkait kabar yang sudah beredar, pihak Omoni Clinic akhirnya buka suara. Berdasarkan video yang diterima Suara.com, Kamis (23/11/2023), manajemen menyampaikan pernyataannya.
Manajemen Omoni Clinic berterima kasih telah diingatkan berbagai LSM dan ormas terkait rencana menghadirkan Lucinta Luna. Mereka memutuskan untuk membatalkan kedatangan artis transgender tersebut.
"Kami membatalkan kedatangan Lucinta Luna di acara grand opening Omoni Clinic," ucap perwakilan manajemen.
Klinik kecantikan inipun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang terjadi. Menurutnya, pembatalan itu sebagai wujud kepedulian dan cinta terhadap Bumi Melayu Kota Bertuah.
"Kami sebagai klinik surgery pertama di Pekanbaru mengucapkan ribuan terima kasih kepada masyarakat Riau terkhusus masyarakat Kota Pekanbaru. Semoga ini bisa menjadi evaluasi bagi kami," tambahnya lagi.
Omoni Clinic mengaku akan selalu berkomitmen melayani masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai yang dipegang oleh masyarakat Pekanbaru.
Sebelumnya, artis transgender Lucinta Luna ditolak menginjakkan kaki di Pekanbaru. Penolakan itu dari ormas yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) Riau.
Diketahui, selebgram bernama Muhammad Fatah itu akan menghadiri grand opening Omoni Clinik di salah satu hotel berbintang kawasan Jalan Sudirman Pekanbaru pada Minggu (26/11/2023).
GMMK Riau menyatakan bukan menolak pembukaan klinik melainkan tak ingin Lucinta Luna hadir sebagai bintang tamu di acara itu.
"Kami dari pemerhati sosial dan kemasyarakatan yang berada di Kota Pekanbaru, tidak menolak adanya pembukaan (klinik) melainkan kami MENOLAK KEDATANGAN LUCINTA LUNA (MUHAMMAD FATAH) sebagai Guest Star (bintang tamu) pada acara tersebut," tulis kuasa hukum GMMK, Adha Nuraya dan Aprialisdi, Rabu (22/11/2023).
Menurut kuasa hukum, Lucinta Luna diketahui bersama merupakan seorang LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) yang sangat terang-terangan baik di media elektronik maupun media sosial sudah melakukan perubahan total terhadap tubuhnya.
Bahwa LGBT di Tanah Air masih mendapat penolakan secara jelas apalagi di Bumi Melayu ini yang sangat kental terhadap ajaran agama.
"Menolak LGBT, kami dasari oleh keyakinan agama atau norma-norma sosial yang diwariskan secara turun-menurun, dampak LGBT tidak hanya terjadi pada individu yang berorientasi seksual tersebut saja tetapi juga bisa merusak lingkungan sosial di sekitar mereka," terangnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
-
Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV
-
Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi
-
Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu Akibat Kabut Asap, 12 Pesawat Delay
-
Bukan Mengubah Diri, Ini Cara Perempuan Memaknai Kecantikan dan Kepercayaan Diri
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
11 Anggota DPRD Meranti Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga di Eks Lahan SRL
-
Tak Ada Ampun! Kapolda Riau Siapkan Sanksi Berat bagi Polisi Terlibat Narkoba
-
Ketua PP Siak Ditahan usai Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Pelajar 16 Tahun
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta