SuaraRiau.id - Harga pinang kering Riau mengalami kenaikan pekan ini di kisaran Rp5.850 per kilogramnya. Harga ini berlaku Kabupaten Kampar, Siak, Kuansing, Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti.
"Harga pinang kering naik sehingga harga pekan ini sebesar Rp5.850 atau naik Rp10/kg," ujar Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli.
Harga komoditi perkebunan lainnya seperti kelapa butiran di Kuansing, Kampar dan Kepulauan Meranti untuk periode ini sebesar Rp2.675/kg atau naik dari harga pekan lalu.
"Untuk harga Bokar (Bahan Olahan Karet Rakyat) baik tingkat petani maupun di beberapa Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) yang ada di Kabupaten/Kota ditingkat petani/KUB Kabupaten Kampar sebesar Rp6.000/kg," ujar Zulfadli.
Untuk harga kopra mutu kering (100%) di Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti sebesar Rp5.100/kg atau tetap dari harga minggu lalu.
"Tepung sagu basah sebesar Rp2.350/kg di Siak, Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti yakni turun dari harga di minggu lalu," terang dia.
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak
-
Tiket Bus Arus Balik di Terminal Pekanbaru Habis Terjual, Kebanyakan ke Jawa
-
Silaturahmi ke Rumah Syamsuar, Gubri Wahid: Saya Minta Tunjuk Ajar
-
5 Tahun Tak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN
-
Gubri Abdul Wahid Ungkap Rencana Hadapi 'Badai' Efisiensi Anggaran