SuaraRiau.id - Kondisi jalan rusak di sejumlah wilayah Indonesia tengah menjadi sorotan. Hal tersebut menjadi hangat diperbincangkan usai seorang TikToker mengkritik kondisi jalan di Provinsi Lampung.
Terbaru, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan kunjungan ke provinsi tersebut pada Jumat (5/5/2023).
Kepala Negara dan rombongan juga sempat menjajal jalan rusak Lampung dengan mobil kepresidenannya.
Seiring dengan itu, beredar flayer tentang daftar 10 provinsi dengan jalan rusak terparah. Ternyata, Lampung menduduki posisi kesembilan.
Posisi pertama provinsi dengan jalan rusak berat malah diduduki Nusa Tenggara Timur dengan panjang 667 Km.
Sementara Riau menduduki posisi kedua dengan panjang jalan rusak 633 Km dan urutan ketiga Papua Barat pada angka 623 Km.
Daftar tersebut merupakan data Laporan Statistik Darat 2021 Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada November 2022.
Berikut ini daftar 10 besar provinsi dengan jalan rusak berat terpanjang se-Indonesia pada 2021:
- Nusa Tenggara Timur: 667 km
- Riau: 633 km
- Papua Barat: 623 km
- Sumatra Utara: 583 km
- Sulawesi Tengah: 442 km
- Maluku Utara: 430 km
- Sulawesi Selatan: 374 km
- Bengkulu: 270 km
- Lampung: 252 km
- Kalimantan Barat: 252 km
Diketahui sebelumnya, Riau sempat disebutkan berada di posisi pertama dengan jalan rusak terpanjang di Indonesia.
Klaim tersebut pun diklarifikasi Kadis PUPR Riau M Arief Setiawan pada Senin (24/4/2023).
"Itu sebenarnya kan data jalan 2021, kalau data terbaru mudah-mudahan tidak seperti itu. Data terbaru sepertinya dalam satu dua bulan ini akan dirilis," ucap Arief.
Menurutnya, pengertian jalan rusak yang digunakan terkesan agak merugikan Riau.
Pasalnya, kondisi jalan yang masih tanah disebut masuk kategori jalan rusak. Sementara banyak jalan baru yang masih kondisi tanah di Riau, terutama jalan-jalan baru untuk konektivitas di beberapa kabupaten/kota.
"Ruas jalan provinsi dalam kondisi rusak didominasi oleh banyaknya ruas jalan yang masih kondisi jalan tanah sepanjang 334,95 km (11,96%) dan ruas jalan masih dalam perkerasan urpil/kerikil sepanjang 513,82 km (18,35%) berdasarkan hasil survey IRMS (Integrated Road Management System) 2022," ungkap Arief.
Seperti diketahui, definisi jalan rusak salah satunya adalah jalan tanah dan jalan yang masih perkerasan dengan urugan pilihan (urpil).
Tag
Berita Terkait
-
Profil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang Disorot Setelah Kunjungan Presiden Jokowi
-
Sejumlah Benda Cagar Budaya di Riau Terancam Rusak dan Hancur
-
Presiden Jokowi Blusukan ke Lampung, Warganet Serukan Ini
-
Viral! Warga Ponorogo Relokasi Jalan dengan Dana Pribadi karena Licin dan Membahayakan
-
Tinjau Langsung Jalan Rusak di Lampung, Jokowi Akhirnya Ambil Alih Perbaikan 15 Ruas Jalan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare
-
Karhutla Masih Membara di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Meranti
-
Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari
-
Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit
-
Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat