SuaraRiau.id - Sambut bulan suci ramadan dua mantan Bupati Arwin AS dan Syamsuar bersilahturahmi dengan para tokoh masyarakat di Kabupaten Siak.
Ratusan tokoh dan masyarakat Siak menyambut sosok dua mantan Bupati Siak itu. Kehangatan menyelimuti dalam pertemuan melepas kerinduan di Kota Istana.
Turut hadir Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, Anggota DPRD Siak Syamsurizal Budi dan masyarakat yang rindu kehadiran Arwin AS dan Syamsuar.
Dalam kesempatan itu, Arwin AS bercerita tentang bagaimana ia berjuang dan berkorban dalam membangun Siak.
Perjuangan itu, kata Arwin, bukanlah hal yang mudah sehingga perlu dorongan dan dukungan dari semua pihak.
"Perjuangan di awal itu bukanlah hal yang mudah harus disertai pengorbanan yang luar biasa. Tak bisa membangun Siak tanpa dukungan dari masyarakat," ujarnya saat pertemuan.
Melihat kondisi Siak hari ini, Arwin merasa pesimis akan terjadi kemajuan. Dan ia berharap ada koreksi secara bersama dari semua pihak.
"Hari ini berkumpul kembali dan bagaimana ke depan Siak bisa lebih baik lagi. Melihat kondisi Siak saat ini saya sangat pesimis. Harus kita koreksi secara bersama saat ini," ungkap Arwin.
Ditambahkan Arwin, dia meminta ke depannya agar kepemimpinan di Siak harus dipimpin oleh putra daerah.
"Ke depan Kabupaten Siak secara bersama-sama harus kita majukan. Kepemimpinan di Siak harus dipimpin anak daerah. Peran anak daerah itu penting, jangan ada anak daerah yang ditinggal seperti tunggul," tegas Arwin.
Diceritakan Arwin, dua periode kepemimpinannya, ia selalu beri perhatian khusus bagi anak daerah.
Menurutnya, anak daerah adalah aset yang harus diperjuangkan untuk memajukan daerah tersebut.
"Sejak awal anak daerah saya kaderkan untuk tampil dan pimpin Siak kedepan. Dan nantinya, ini butuh dukungan dari semua pihak," ungkap Arwin.
Arwin berharap, pertemuan-pertemuan seperti ini harus dilakukan secara berkelanjutan.
"Ini bukan pertemuan akhir, ini akan berlanjut bagaimana merumuskan Siak kedepannya. Kondisi Kabupaten Siak hari ini harus dibicarakan secara serius," tutur Arwin.
Berita Terkait
-
Syamsuar akan Sanksi Oknum Curang di PPDB Riau: Saya Tak Mau Dengar Ada Pungutan
-
Masih Terawat, Rumah Singgah Tuan Kadi Saksi Sejarah Pekanbaru
-
Ada Oknum Pejabat Riau Bujuk PNS Hingga Kepsek Ikut Investasi Robot Trading ATG Wahyu Kenzo, Kini Sedang Dicari
-
Siapa Oknum Pejabat Disdik Riau yang Bujuk Kepsek-PNS Ikut Investasi Bodong Wahyu Kenzo?
-
Waduh! Banyak Kepala Sekolah Dan PNS Di Riau Jadi Korban Robot Trading ATG Wahyu Kenzo
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Polisi Telusuri Penyalahgunaan BBM Subsidi di Rohil, Ungkap Modusnya
-
Penampakan Desain Flyover Simpang Panam, Sarat Ornamen Khas Melayu
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
-
Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal usai Kelahi dengan Teman, Kencing Berwarna Hitam