SuaraRiau.id - Jajaran Polres Rokan Hilir (Rohil) mengamankan lima penjaga kebun sawit di Kecamatan Bagan Sinembah setelah menganiaya pria bernama Amirullah hingga tewas, Jumat (17/2/2023).
Penganiayaan tersebut diketahui usai ditemukannya jenazah seorang pria yang mengapung di aliran Sungai Daun perbatasan dengan Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, Jumat (17/2/2023) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto mengatakan saksi yang terkejut dengan penemuan mayat kemudian melaporkan ke polisi.
Korban pun dievakuasi. Dari hasil keterangan saksi, diketahui korban sebelumnya tampak mencuri berondolan di bekas tumbangan pohon sawit.
Namun berondolan sawit tersebut tak dibawanya karena daya angkut sepeda motor yang tidak memadai.
"Saat akan keluar, korban kemudian dikejar lima penjaga kebun dan dihujani pukulan bertubi-tubi," kata Andrian dikutip dari Antara, Selasa (21/2/2023).
Berdasarkan hasil interogasi, para pelaku yang berinisial M (52), S(32), H (31), M (52) dan S (52) mengaku telah memukul korban dengan senapan angin dan tangan kosong hingga lemas dan tidak bergerak.
Melihat korban yang tak lagi bergerak, para pelaku sepakat untuk membuang dan melemparkan korban ke dalam sungai yang tak jauh dari tempat pemukulan.
"Setelah membuang korban ke sungai, pelaku menjemput sepeda motor korban dan membuangnya ke dalam parit galian," lanjutnya.
Akibat perbuatannya para pelaku dijatuhi pasal 338 Subsider 170 Ayat (2) ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Hilang 4 Hari, Bocah Perempuan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Semak-semak Deli Serdang
-
Tertangkap! Pria yang Gebuki Nenek-nenek Pakai Balok Sempat Ngumpet di Area Rusunawa Cengkareng
-
Ketahuan Mencuri, Pria Ini Aniaya Pegawai Minimarket, Videonya Viral
-
Hajab! Prajurit TNI Dikeroyok Anggota Ormas di Deli Serdang, Alami Luka Parah
-
Prajurit TNI di Deli Serdang Luka Parah Dikeroyok Anggota Ormas, Begini Kejadiannya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Pamer Tuak di Pacu Jalur, TikToker asal Sumut Akhirnya Minta Maaf
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
3 Oknum Polsek Rupat Utara Terbukti Bersalah Diminta Pindah ke Luar Riau
-
Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan