SuaraRiau.id - Polisi terpaksa menembak mati seorang pengedar narkoba jaringan internasional lantaran berusaha mencelakai petugas saat upaya penangkapan di Jalan Rambutan 3 Pekanbaru, Minggu (29/1/2023) sekitar pukul 17.00 WIB.
Petugas Polda Riau menembak mati tersangka lantaran dinilai dapat membahayakan aparat maupun masyarakat.
Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal mengatakan tersangka berinisial RF ini berusaha untuk menabrak polisi dengan mobil yang dikendarainya.
"Sebelumnya sempat diberi peringatan tembakan ke atas, namun ia masih memacu kendaraannya berusaha melukai petugas dan masyarakat," kata Kapolda Iqbal dikutip dari Antara, Kamis (2/2/2023).
Penggagalan peredaran barang haram ini dilakukan dengan berbagai upaya seperti control delivery dan undercover buy.
Irjen Iqbal juga mengapresiasi kinerja Ditresnarkoba dan berpesan agar penangkapan ini dapat dikembangkan hingga ke jaringan internasionalnya.
Diketahui penangkapan 276 kilogram sabu ini menjadi pengungkapan terbesar Polda Riau dalam upaya menghentikan peredaran barang haram tersebut.
Selain itu selama posisi Kapolda dinahkodai Irjen Iqbal, Polda Riau telah menggagalkan peredaran 1 ton lebih narkoba.
"Namun kita tetap harus mawas diri. Perlu terus diingat wilayah hukum Polda Riau menjadi sasaran empuk para sindikat narkoba internasional melancarkan aksinya," sebut Iqbal.
Tambahnya, pihaknya hingga kini terus bekerjasama dengan seluruh elemen, baik di provinsi maupun kota untuk memberantas peredaran barang haram ini.
"Kita semua tentu tak ingin anak bangsa dikotori oleh narkoba. Maka kita harus sepakat untuk memerangi peredarannya. Bagi yang terlibat, kami akan terus mengejar Anda dan tak segan memberikan hukuman seberat-beratnya," tegas Kapolda Iqbal. (Antara)
Berita Terkait
-
Sabu 276 Kg Disembunyikan Dalam Tumpukan Kelapa, Ketahuan Polisi Riau
-
Terancam Hukuman Mati, Sidang Perdana Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa Digelar Hari Ini
-
Jadi Inspirasi Trik Licik Teddy Minahasa, Seberapa Mirip Sabu dengan Tawas?
-
Selain Takut, AKBP Dody Juga Merasa Aneh Saat Diperintah Irjen Teddy Minahasa Ganti Sabu Pakai Tawas
-
Anggota DPRD Kota Pekalongan Ditangkap BNN saat Gunakan Narkoba
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa
-
PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu
-
Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut
-
Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto
-
Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden