SuaraRiau.id - Sosok Rara Isti Wulandari mulai dikenal publik sejak menjadi pawang hujan di gelaran MotoGP Mandalika pada 20 Maret 2022 lalu.
Sejak itu, wanita yang kini dikenal dengan sebutan Rara Pawang Hujan tersebut kerap terlihat dalam berbagai event. Ya, tentunya untuk 'mengamankan' hujan agar tak mengganggu acara itu.
Baru-baru ini Mbak Rara memperlihatkan bukti sebuah transfer dari perusahaan ke rekeningnya.
Ternyata transfer itu merupakan pendapatannya setelah kontrak dengan perusahaan tambang batu bara untuk menangkal hujannya.
Tak main-main, nominalnya mencapai Rp 900 juta.
“Disimpan di IG buat kenangan Gajian sebagai pawang hujan yg Handle tambang batubara bisa mencapai >900 juta,” ungkap Rara dikutip dari MataMata.com, Minggu (20/11/2022).
Rupanya gaji dengan nominal Rp 900 juta itu merupakan pendapatan Mbak Rara dari satu perusahaan saja. Bisa dibayangkan jika Mbak Rara bekerja sama dengan lebih dari satu perusahaan untuk menangkal hujan.
“Ini baru satu perusahaan saat ini aku Handle 2 perusahaan Mulai Oktober ada kontrak baru di perusahaan tambang #batubara,” lanjutnya.
Mendapatkan rezeki yang melimpah, Rara Pawang Hujan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Allah. Menurutnya, kemampuan indigo tersebut merupakan anugerah dari Allah. Kini, ia telah memiliki induk usaha dengan profesi sebagai pawang hujan.
“Atas izin Allah Tuhan yg maha baik anugerah Allah Tuhan yg maha baik kemampuan indigo aku optimalkan dg kemampuan pawang hujan ini bisa menjadi profesi yg baik. Sudah terdaftar punya NIB nomor induk berusaha dg CV Rara pawang hujan indigo Indonesia juga NPWP,” ungkap Mbak Rara.
Lebih lanjut Mbak Rara berharap jika pendapatannya mampu menginspirasi para warganet.
“Buat kalian yg baca IG aku Smoga saja terinspirasi termotivasi untuk terus semangat ya apapun bakat yg Tuhan Anugerahkan kepadamu terus diasah ya terus doa afirmasi & meditasi buat mimpimu terwujud nyata ya semua orang bisa berkarya dan kaya raya apapun profesinya ya,” jelas Mbak Rara.
Berita Terkait
-
Bukan Karena Mbak Rara, Wishnutama Beberkan Proses Modifikasi Cuaca Saat KTT G20 di Bali yang Membuat Cuaca Aman Terkendali
-
Jokowi Tegas Tak Libatkan Pawang Hujan, Beredar Video Mba Rara Beraksi di Lokasi KTT G20
-
Jokowi Ngaku KTT G20 Tak Pakai Pawang Hujan, Mendadak Mbak Rara Muncul: "Pawang Hujan Kehujanan"
-
Bukan Karena Rara si Pawang Hujan, Jokowi Ungkap Kerja Keras BMKG Amankan Cuaca Saat Gala Dinner G20
-
Kepala BMKG: Hujan Dipaksa Turun Beberapa Jam Sebelum Gala Dinner G20
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menteri Hanif Datangi TPA Muara Fajar Pekanbaru Lihat Teknologi Methane Capture
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Group Perluas Inklusi Keuangan hingga Akar Rumput
-
Kasus Korupsi Haji: Bos Travel asal Pekanbaru Mangkir dari Panggilan KPK
-
Disebut Khalid Basalamah, KPK Periksa Ibnu Mas'ud Bos Biro Haji asal Pekanbaru
-
Kronologi Balita Meninggal Ditabrak di Depan Masjid Agung Annur Pekanbaru