SuaraRiau.id - Beredar unggahan di YouTube yang menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menampar Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di hadapan para elite partai PDI Perjuangan.
Dalam narasinya, video tersebut mengklaim kejadian itu berkaitan dengan pengusungan NasDem untuk Anies Baswedan sebagai bakal Capres 2024.
Informasi itu diunggah lewat Kanal YouTube dengan nama pengguna ISTANA RAJA. Klaim pada thumbnail tersebut bernarasi 'JOKOWI TAMPAR SURYA PALOH. PARA PETINGGI PDIP SERANG SURYA PALOH'.
Sementara judul pada video adalah 'BERITA TERKINI ~ JOKOWI TAMPAR SURYA PALOH GARA-GARA ANIES PARA PETINGGI PDIP SEMAKIN BRUTAL?'.
Terlihat gambar Presiden Jokowi mengenakan baju kemeja putih sedang menuding Surya Paloh yang ada di hadapannya bersama Anies.
Di belakang Jokowi terlihat gambar Ketum PDIP Megawati bersama sang anak Puan Maharani juga Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Lalu, apakah klaim tersebut benar?
Berdasarkan penelusuran tim pencari fakta, postingan Kanal Youtube ISTANA RAJA dengan klaim Jokowi tampar Ketum Partai NasDem adalah hoaks alias salah.
Penjelasan
Faktanya, video dengan durasi 3:16 menit tersebut tidak berisi kegiatan kekerasan seperti yang diklaim pada postingan.
Klip pada unggahan tersebut merupakan gabungan dari beberapa video.
Pada klip pertama, berisi pidato Jokowi saat memberikan pidato di acara HUT ke-58 Partai Golkar yang digelar pada Jumat (21/10/22) lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan pesan agar Partai Golkar tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pilpres 2024.
Selanjutnya pada klip kedua berisi wawancara Ketum NasDem Surya Paloh yang menanggapi pidato di acara HUT Golkar. Keseluruhan isi video hanya membahas soal pemberitaan tentang tahun politik yang akan datang.
Sedangkan thumbnail pada gambar video dipastikan hasil editan.
Kesimpulan
Klaim yang menyebutkan bahwa Presiden Jokowi menampar Surya Paloh di hadapan para elit partai PDIP adalah salah.
Tag
Berita Terkait
-
Menyinggung Megawati dan Jokowi, Pengamat: Harus Dipastikan Apakah Ini Benar Relawan Ganjar
-
Soal Isu Jokowi Jadi Ketum PDI Perjuangan, Ganjar: Waspadai Penumpang Gelap dan Adu Domba
-
Chemistry Anies Baswedan dengan PKS Berlangsung Lama, Aher: 99 Persen Nyambung
-
Pendukung Ganjar Dukung Presiden Jokowi Gantikan Megawati sebagai Ketum PDIP, Projo Tunggu Perintah
-
Hasto Kristiyanto Sebut Ada Misi Khusus 7 Pensiunan Jenderal Masuk Kader PDIP
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW