SuaraRiau.id - Seorang pria menganiaya istrinya hingga tewas di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kampar pada Sabtu (29/10/2022).
Aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut dipicu lantaran sang suami mengaku kerap dimarahi korban.
Sang suami berinisial S (47) yang sakit hati lalu naik pitam kemudian melayangkan pukulan ke wajah hingga menginjak korban berinisial N (49).
Korban yang tak berdaya akibat tindak KDRT akhirnya meninggal dunia.
Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, tindak penganiayaan yang menewaskan korban dipicu oleh masalah keluarga.
"Pelaku inisial S merasa sakit hati sering diomeli istrinya N, lalu S naik pitam memukul wajah istrinya hingga terjatuh," papar Narto dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (29/10/2022).
Lebih lanjut, Kombes Narto menjelaskan bahwa ketika itu tetangga korban sempat mendengar teriakan minta tolong.
"Waktu itu ada tetangga korban mendengar dan meminta pelaku untuk tidak melanjutkan aksi kekerasan kepada istrinya, namun dihiraukan," terangnya.
Warga yang mengetahui tindak kekerasan tersebut, langsung mengamankan pelaku dan menghubungi Bhabinkamtibmas.
Bhabinkamtibmas bersama Polsek Siak Hulu selanjutnya menggiring pelaku ke Mapolsek Siak Hulu untuk mendapatkan proses hukum lebih lanjut.
"Sedangkan istrinya ditemukan tergeletak sudah tidak bernyawa. Istrinya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau," ungkap Narto.
Berita Terkait
-
Oknum Prajurit TNI AD Diduga Aniaya Tiga Bocah Di Papua, Pomdam Turun Tangan
-
Rizky Billar Berurusan dengan Hukum Lagi? Bukan dengan Lesty Kejora Tapi dengan ini
-
Dewi Perssik bikin Sayembara Rp100 juta Bagi yang tahu Keberadaan Ibu yang Menyebutnya Lonte
-
Karyawan Lesti Kejora dan Rizky Billar Pamit Undur Diri, Leslar Entertainment Bubar?
-
Pelaku Jual Barang Curian untuk Modal Judi, Polda Riau Buru Penadah Rumah Mewah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro